Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Galakkan Tanam Pakan Berkualitas
Nilai anggaran untuk penyediaan stek batang rumput gajah sebesar Rp686 juta atau satu stek senilai Rp350, sedangkan benih legum senilai Rp975 juta dengan nilai satuan Rp7.500 per ons dan polybag Rp68,2 juta dengan nilai satuan Rp250 per buah. Ada juga pemberian pupuk senilai Rp195 juta atau Rp82 ribu per kuintal.
“Perluasan lahan tanam pakan sudah kami lakukan sejak beberapa tahun lalu. Itu dilakukan agar tidak ada lagi peternak mencari pakan hingga lintas kabupaten ketika musim kemarau,” ujarnya.
Menurut Iskandar, rumput gajah dan lamtoro memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk perkembangan berat badan ternak ruminansia, terutama sapi, kerbau dan kambing yang banyak dipelihara warga NTB.
Kandungan gizi rumput gajah terdiri atas 19,9 persen bahan kering, 10,2 persen protein kasar, 1,6 persen lemak, 34,2 persen serat kasar, dan 11,7 persen abu.
Daun lamtoro memiliki daya palatabilitas (tingkat kesukaan) yang tinggi dan kandungan nilai protein kasar 38,58 persen, bahan kering 29,66 persen, lemak 3,50 persen, serat kasar 11,96 persen, BETN 46,01 persen, abu 7,79 persen, mineral 7,98 persen, dan EM 19,67 kkal.
“Para pakar pakan ternak di Universitas Mataram juga mendorong peternak di NTB, menanam rumput gajah dan lamtoro. Bisa juga di lahan kering,” katanya.
