Dinas Perkim Mataram Usul Bangun Rusunawa

Rusunawa / ilustrasi

LOMBOKita – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, segera mengusulkan pembangunan dua rumah susun sederhana sewa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di kota itu.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram HM Kemal Islam di Mataram, Jumat, mengatakan dua rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang akan diusulkan itu untuk di Kecamatan Ampenan dan Sandubaya.

“Untuk di Kecamatan Ampenan ini lokasinya di kawasan sekitar Karang Panas, sedangkan di Sandubaya lokasinya masih satu areal dengan Rusunawa Montong Are,” katanya.

Ia mengatakan usulan pembangunan dua rusunawa tersebut guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan tempat tinggal yang aman, nyaman dan murah.

Dua lokasi itu dipilih karena pemerintah kota sudah memiliki lahan di wilayah tersebut, sehingga pemerintah kota tinggal mengusulkan pembangunan fisik ke Kementerian PU dan Perumahan Rakyat.

“Pada prinsipnya pemerintah siap membangun fisik, asalkan pemerintah daerah bisa menyiapkan lahan sesuai standar yang dibutuhkan,” katanya.

Menurut Kemal, usulan pembangunan rusunawa di areal Rusunawa Montong Are sesuai dengan rencana tahun sebelumnya di mana lahan untuk Rusunawa Montong Are direncanakan untuk membangun dua “twin blok”.

Sementara yang baru terbangun saat ini baru satu “twin blok” yang sudah mulai ditempati per 1 Agustus 2017 dengan tingkat hunian sudah mencapai 75 persen.

“Yang kita isi lantai bagian atasnya dulu, sisanya 25 persen di lantai satu kita siapkan untuk penghuni dari kalangan lanjut usia dan difabel,” ujarnya.

Sedangkan rencana pembangunan rusunawa di Kecamatan Ampenan, selain untuk mengakomodasi peminat rusunawa di kecamatan tersebut, pemerintah kota juga sudah memiliki lahan sekitar 45 are dan jumlah itu memungkinkan untuk membangun sebuah rusunawa.

Usulan pembangunan rusunawa di dua kecamatan dimaksudkan juga untuk pemerataan keberadaan rusunawa, sebagai upaya mengurangi kawasan kumuh perkotaan.

“Selama ini pembangunan rusunawa masih fokus di dua kecamatan yakni di Kecamatan Cakranegara dan Sandubaya. Kita ingin setiap kecamatan ada rusunawa sehingga bisa merata,” ujarnya.