Warga Desa Pemongkong Temukan Peluru Meriam Aktif di Tambak Udang ‎

LOMBOKita – Peluru meriam peninggalan Jepang ditemukan warga di lokasi tambang udang milik H.Abdul Hamid yang berlokasi di Repok Bembek Dusun Serumbung Desa Pemongkong Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, NTB, Rabu (11|12) sekitar pukul 12.30 wita. 

Peluru meriam tersebut masih aktif dan
langsung dipasangkan police line di sekitar lokasi oleh petugas dari Polsek Keruak dan Danposramil Jerowaru, sambil menunggu tim gegana Brimob Polda NTB.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan, ‎peluru meriam tersebut terangkat dari dalam tanah pada saat pemilik tambak melakukan perbaikan tambak menggunakan alat berat sekitar dua bulan lalu.

Benda tersebut dalam kondisi berkarat dengan panjang 50 meter dengan diameter 15 cm. Kemudian setelah itu pemilik tambak melaporkan penemuan kepada anggota Polsek Jerowaru maupun Babinsa setempat. 

Kapolsek Jerowaru,IPDA Abdul Rasyid saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya penemuan peluru meriam peninggalan zaman Jepang di lokasi tambak salah satu warga di wilayah Pemongkong.

“Begitu menerima laporan langsung ke TKP dengan memasangkan police line di sekitar lokasi agar warga tidak ada yang mendekat ke tempat peluru tersebut,” tegasnya.

“Kami menunggu tim gegana brimob Polda NTB untuk melakukan pengamanan terhadap peluru yang ditemukan tersebut,guna dibawa ke Mako Brimob untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” lanjutnya.

Hal yang sama dikatakan Dandim 1615 Lotim, Letkol. Inf. Agus Prihanto Donny membenarkan kalau dirinya sudah menerima laporan penemuan peluru meriam di wilayah Pemongkong.

” Betul memang ada penemuan peluru meriam di wilayah Pemongkong,” tegasnya.