Dihadiri Asisten, Sidang Paripurna DPRD Loteng Ditunda
LOMBOKita – Sidang paripurna DPRD Kabupaten Lombok Tengah terpaksa ditunda lantaran Bupati dan Wakil Bupati maupun Sekretaris Daerah tidak hadir.
Sidang paripurna itu dijadwalkan membahas dua agenda penting yakni tanggapan dan atau jawaban fraksi terhadap pendapat Kepala Daerah dan yang agenda kedua pembentukan panitia khusus DPRD dalam rangka pembahasan Ranperda tentang perlindungan mata air dan pembentukan gabungan komisi dalam rangka pembahasan LKPJ Kepala Daerah akhir tahun 2018.
Sidang paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (4/4/2019) itu dipimpin Wakil Ketua HM Nasib.
Para anggota dewan pun ramai-ramai mengangkat tangan interupsi. Mereka memprotes karena kepala daerah, baik bupati maupun wakil bupati tidak hadir. Bahkan, Sekda pun tidak ada.
Bupati/Wakil Bupati mengutus Asisten III H. Lalu Idham Khalid untuk menghadiri sidang paripurna itu.
“Acara penting seperti ini masak Bupati dan Wakil Bupati tidak bisa hadir?. Ini sama saja tidak menghormati lembaga dewan,” kata anggota dewan fraksi Demokrat, M. Samsul Qomar.
Anggota dewan lain H. Arabiah mencoba meredam suasana dengan dalih waktu yang mepet untuk pembahasan sehingga sidang harus tetap dilaksanakan.
“Jangan sampai kita merasa diri tidak dihargai, lantas kita sendiri tidak menghargai yang lain,” ucap H. Arabiah.
Ketua Fraksi Nurani Perjuangan, Suhaimi juga mencoba memberi jalan tengah. Menurut Suhaimi, apa yang disampaikan para anggota dewan tidak ada yang salah, dan tidak ada yang saling bertentangan. Hanya saja harus dipilah mana agenda yang bisa kita laksanakan tanpa kehadiran Kepala Daerah dan tidak.
“Menurut saya, agenda pemandangan fraksi bisa kita lanjutkan, sementara pembentukan gabungan fraksi dalam rangka pembahasan LKPJ akhir tahun harus menunggu sampai ada Kepala Daerah,” kata Suhaimi.
Mendengar itu, anggota fraksi PKS Humaidi pun melakukan interupsi. Menurutnya, kedua agenda sidang itu sama-sama penting sehingga harus ditunda
Pimpinan sidang HM Nasib akhirnya meminta persetujuan para anggota dewan apakah ditunda ataukah dilanjutkan, serentak para anggota dewan teriak tunda.
“Sidang kali ini kita tunda dan akan kita lanjutkan nanti sore pukul 16.00 Wita,” kata HM Nasib sambil mengetuk palu menutup sidang.
