Capaian Retribusi Pelayanan Pasar Lampaui Target
LOMBOKita – Upaya Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Lombok Timur, dalam memenuhi pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) membuahkan hasil memuaskan, khususnya untuk target retribusi pelayanan pasar, pencapaian target melampaui target yang di bebankan.
“Dari retribusi pasar kita berhasil lampaui target, dari target Rp 10 miliar capaian RP 10,718 miliar hingga 4 desember 2019,” ungkap Kepala Bapenda Kabupaten Lombok Timur Selamat Alimin,di dampingi Kabid Pajak H Jayadi.
Menurut Alimin, pencapaian target retribusi pasar tersebut, di peroleh dari 39 pasar se Lotim, dan diperkirakan masih ada tambahan Rp 600 juta hingga 31 desember mendatan. “Untuk retribusi pasar ini hingga 31 desember, memastikan retribusi yang di capai tembus Rp 11 miliar,” katanya.
Kalau dibandingkan pencapaian target 2018 lalu, menurutnya, realisasi tak terpenuhi, dari target Rp 10 miliar terealisasi Rp 8 miliar, “Kalau dari sisi rupiah, hasil yang kita peroleh dari semua sumber PAD semua alami kenaikan,” jelasnya.
Sementara itu dari sumber PAD yang lain, seperti Pajak Bumi Bangunan (PBB) , menurut Alimin, pencapain target baru capai 71.87 persen, “Untuk PBB dari target Rp 14 miliar lebih, terealisasi baru 10,4 miliar (71,87 persen,” paparnya.
Belum tercapainya target PBB ini, ada beberapa kendala, diantaranya, pungutan sekarang di limpahkan ke desa melalui kadus, tak seperti sebelumnya pungutan dilakukan oleh petugas Bappenda sendiri.termasuk kesadaran masyarakat bayar PBB juga masih rendah.
“Kalau membandingkan pencapaian target tahun 2019 dengan tahun sebelumnya, tahun ini alami peningkatan capaian yaitu Rp 10 miliar lebih, tahun sebelumnya hanya Rp 9 miliar dengan target yang sama.
Sedangkan pencapain target retribusi dari MBLB hingga saat ini baru mencapai Rp12, 5 miliar dari target Rp 18,9 miliar tahun 2019 ini. “untuk target PAD dari MBLM sebelumnya ditarget Rp 14 miliar, tetapi saat perubahan alami peningkatan menjadi Rp 18,9 miliar tersebut,” paparnya.
Sementara itu, hasil pungutan retribusi dari Penerang lampu jalan (PLJ), juga melampaui target, dari target Rp 21,3 miliar, realisasi Rp 22,9 miliar (107 persen), “Intinya dari semua sumber PAD yang ada di Bappenda hampir semua lampaui target dari segi rupiah.
