Bupati Lotim Diminta Tak Zolimi Ribuan Tenaga Honda
LOMBOKita – Forum Rakyat Bersatu (FBR) Lombok Timur meminta kepada Bupati Lotim,HM.Sukiman Azmy jangan sampai menzolimi ribuan tenaga honda di Lotim. Melainkan hendaknya Bupati harus memberikan keadilan kepada tenaga honda yang sampai saat ini masih harap-harap cemas menantikan SK hondanya dibagikan.
” Kami minta Bupati jangan sampai menzolimi tenaga honda di Lotim,” tegas Ketua FRB Lotim,Eko Rahardi kepada wartawan di Selong, Selasa (19|3).
Ia meminta kepada Bupati Lotim untuk memberikan rasa keadilan terhadap ribuan tenaga honda di Lotim. Terutama yang telah lama mengabdi untuk kemajuan pembangunan di kabupaten yang bermotokan bumi patuh karya ini.
Apalagi Bupati sendiri telah memberikan berbagai statemen di media massa maupun di berbagai kesempatan mengenai masalah tenaga honda di Lotim. Dengan melakukan evaluasi tenaga honda seluruhnya untuk kemudian dilakukan verifikasi sesuai masa kerja mengabdi sebagai tenaga honda.
Sementara dalam kenyataan dilapangan justru kami menemukan banyak tenaga honda baru yang masuk,kemudian mendapatkan SK,sedangkan tenaga honda honda yang lama dibuang ke tempat lain seperti contoh di bagian Sekretariat Daerah Lotim.
” Apakah ini namanya keadilan untuk tenaga honda yang selalu diucapkan Bupati Lotim,” ujarnya.
Lebih lanjut Eko Rahardi yang juga berprofesi sebagai pengacara ini menambahkan dirinya menilai dan menduga kalau evaluasi yang dilakukan pemerintah daerah terhadap keberadaan tenaga honda di Lotim.
Tidak lain hanya merupakan akal-akalan saja,untuk mencari celah atau memanfaatkan kesempatan guna memasukkan tenaga honda yang baru. Sehingga tentunya ini akan menjadi polemik dikalangan tenag honda yang ada.
” Kalau memang benar pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap tenaga honda yang ada, kenapa bisa ada tenaga honda yang baru masuk yang tentunya mengundang kecemburuan sosial diantara tenaga honda yang lama dengan baru,” tandasnya.
Sementara pada pemberitaan sebelumnya Bupati Lotim,HM.Sukiman Azmy menegaskan kalau evaluasi tenaga honda dilakukan dalam rangka untuk memberikan rasa keadilan terhadap tenaga honda tersebut. Untuk kemudian akan dilakukan verifikasi sesuai dengan masa kerjanya.
” Evaluasi tenaga honda dilakukan dalam rangka untuk memberikan rasa keadilan terhadap mereka,” tegasnya.
