Bupati Lotim Berang Dengan Ulah Oknum Timses
LOMBOKita – Bupati Lombok Timur, HM.Sukiman Azmy berang dengan ulah oknum Timses yang melakukan pencabutan SK Honda yang telah diterbitkan. Apalagi dengan alasan pembinaan terhadap tenaga honda yang dicabut SK honda tersebut.
” Tidak boleh ada Timses yang melakukan seperti itu,apalagi melakukan pembinaan terhadap tenaga Honda, karena bukan Timses yang lakukan pembinaan,” tegas Sukiman Azmy kepada wartawan di Mapolres Lotim,Selasa (28/5).
Ia mengatakan tugas untuk membina tenaga honda itu adalah Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tempat tenaga honda itu ditugaskan. Seperti contoh kalau tenaga honda itu tugas di Rumah Sakit maka tentunya yang akan membina adalah Direktur Rumah Sakit.
Bukan oknum Timses maupun orang perorangan, karena kalau seperti itu amburadulah negara ini. Karena semua diatur oleh orang-orang tentu tidak bisa itu. ” Silahkan kalau memang benar ada silahkan lapor kepada kita, kalau memang benar Timses tentunya Timses apa dia dan fungsinya apa dalam Timses,apakah sudah ada perintah sebagai Timses sehingga berani melakukan seperti itu, ” tukas Sukiman.
Kemudian Bupati Lotim menanyakan kepada awak media untuk menyebutkan nama oknum Timses yang dimaksud. Setelah disebutkan lalu Bupati menegaskan kalau nama oknum Timses tersebut yang dimaksud adalah menikah dengan keponakannya, sehingga kekuatannya moralnya dari situ tidak tahulah. Meskipun yang bersangkutan adalah pejuang Sukma di daerah tempat tinggalnya.
Tapi kalau sudah begitu kelakuannya, bukan malah memberi nama baik bagi kita, akan tapi mencoreng nama baik. Bahkan oknum Timses itu yang akan kita bina kalau seperti itu kelakuannya.
” Mau apa dia, memang dia tukang pembina atau pembina Pramuka,tidak ada seperti itu, karena tugas membina honda itu ada di BKSDM dan OPD yang ada,bukan Timses, “tandasnya.
” Kalau begitu kita akan bina Timses tersebut, agar tidak masuk pada ranah yang bukan menjadi tugasnya,” tandas Mantan Dandim 1616 Lotim ini

3 Komentar
Luar biasa timses sukma saat ini zalim…
SAYA,( Alumni Pasca Sarjana Trianandra Jakarta angktn 2000) sangat apresiasi dn sangat mendukung sikap tegas Bapak Bupati Lombok Timur supaya tidak berlanjut kejadian seperti itu dan ini bagus yang merupakn sikap kenetralan dan pro Rakyat. Tentu kalau memang ada pnuga san Timses yang sesuai dg petun juk dan peofesional di bidangnya silahkan untuk menuju Lombok Timur yang lebih baik.
Maaf apabila ini kurang pas mo hon penyempurnaan.
Komentar ditutup.