Anak Anggota DPRD Lombok Timur Kemalingan Di Masjid Agung Al Mujahidin Selong ‎

LOMBOKita – Anak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur, Siti Nurhaini yang masih berstatus sebagai Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Selong mengalami kemalingan,Selasa siang (5|3),sekitar pukul 12.30 wita di Masjid Agung Al Mujahidin Selong.

Dengan diambil satu unit laptop,sejumlah uang yang ditaruh dalam tas,saat melaksanakan kegiatan sholt zuhur bersama dengan teman sekolahnya,Novi.Akan tapi setelah selesai sholat tidak tahunya laptop yang ditaruh di dalam tas tersebut sudah diembat maling.

Atas kejadian itu kemudian korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Lotim,guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut keterangan korban, Siti Nurhaini kepada media ini saat melapor ke Polres Lotim mengatakan pada saat sholat berjamaah tas yang berisikan laptop dan sejumlah uang ditaruh disamping tiang dekatnya sholat dekat CCTV masjid.

Kemudian tas itu ditutup dengan menggunakan baju,namun pelaku mengambil saat sedang sholat korban.Sedangkan korban saat akan beranjak dari selesai sholat mengecek barangnya gak tahunya laptopnya sudah di ambil orang.

” Padahal saya menaruh tas dan laptop di dekat CCTV, tapi gak tahunya CCTV gak aktif,sehingga tidak bisa melihat siapa pelaku pencurian tersebut,” tegasnya.

Kemudian lanjutnya, atas kejadian itu dirinya menelpon bapaknya dengan meminta dirinya melapor ke pihak kepolisian.

” Setelah saya telpon bapak saya dengan menceritakan kejadian itu langsung meminta melapor ke polisi,makanya saya langsung melapor,” ujarnya.

Ditempat terpisah penyidik Reskrim Polres Lotim,BRIPTU L.Gde M Ermar yang menerima kedatangan korban melapor membenarkan telah menerima laporan siswa yang kemalingan di Masjid Agung tersebut. Namun begitu dirinya meminta kepada korban untuk melengkapi berkas laporanya seperti nomor seri laptop yang hilang tersebut agar menjadi jelas.

” Memang betul telah diterima laporannya,tapi dirinya minta untuk membawa nomor seri laptop yang hilang itu untuk dijadikan bahan penyelidikan nantinya,” tegasnya.