Waspada! Rampok Bersenjata Api Beraksi di Lombok Tengah
LOMBOKita – Kawanan pelaku pencurian dengan kekerasan berhasil menggasak beberapa rumah warga Dusun Emboan Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah. Para pelaku yang diperkirakan berjumlah 9 orang ini cukup sadis, tidak segan-segan melukai pemilik rumah yang berusaha melawan. Aksi perampokan itu terjadi pada Kamis dinihari sekira pukul 00.30 Wita.
“Pemilik rumah yakni Amaq Ismail yang waktu itu tidur di brugak depan rumahnya tidak bisa berbuat apa-apa lantara dua orang dari pelaku tiba-tiba menodongkan senjata tajam ke lehernya. Saat itulah para pelaku menjalankan aksi kejahatannya,” jelas Kapolres Lombok Tengah melalui Kasat Reskrim AKP Rafles P Girsang di kantornya, Jumat (6/10/2017).
Setelah berhasil membuat Amaq Ismail tidak berdaya, para pelaku kemudian menggasak isi rumah korban. Bahkan istri korban yakni Inaq Ase mendapat pukulan cukup keras di bagian kepala karena berusaha melawan.
Selain rumah Amaq Ismail, rumah warga yang menjadi sasaran para pelaku kejahatan ini antara lain, rumah Inaq Iwan, Ruminem dan rumah Inaq Nur. Para pelaku berhasil menggasak isi rumah para korban.
Setelah menjarah di sejumlah rumah warga, kawanan rampok yang membawa senjata tajam dan senjata api ini kemudian berusaha mengeluarkan enam ekor sapi milik korban Amaq Ismail.
“Tiga ekor sapi ditinggal di luar tidak jauh dari rumah korban. Dua orang pelaku yang bertugas mengawasi lokasi kejadian beberapa kali menembakkan senjata api, sehingga korban dan warga sekitar tidak berani memberikan pertolongan,” ucap Kasat Reskrim.
Tim Opsnal Polres Lombok Tengah bergerak melakukan pengintaian di jalan yang diperkirakan akan dilalui para pelaku kejahatan setalah mendapat laporan aksi kehahatan itu.
Tidak lama kemudian, tim opsnal menahan seorang warga yang dianggap terlibat dalam aksi kejahatan itu. AM dan seorang rekannya tiba-tiba saja melintas di jalur yang diawasi tim opsnal.
“Ternyata AM dan temannya itu pernah terlibat dalam kasus pencurian ternak, sehingga langsung diamankan,” kata Kasat Reskrim.
Saat diamankan itu, HP milik AM tiba-tiba saja berdering dihubungi para pelaku perampokan yang membawa sapi milik Amaq Ismail. HP itu kemudian diterima oleh tim opsnal dan menanyakan kondisi jalan yang akan dilalui membawa hasil kejahatan.
“AM dan temannya ini bertugas untuk mengamanan jalan yang akan dilalui para pelaku kejahatan. Keduanya kemudian diangkut menuju Mapolres Lombok Tengah untuk dilakukan pengembangan,” ucap Kasat Reskrim.
