Sebelumnya Berkonflik, Dua Lingkungan Kini Telah Berdamai
LOMBOKita – Dua lingkungan yang berkonflik yakni Monjok dan Karang Taliwang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, kembali berdamai setelah terjadi ketegangan antarakedua belah pihak.
Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana yang ditemui seusai memimpin komitmen perdamaian itu di Mataram, Rabu, mengharapkan perdamaian konflik di dua lingkungan saat ini menjadi permanen dan terakhir.
“Komitmen perdamaian hari ini merupakan yang ketiga, karena setelah berdamai ternyata masih ada saja ketegangan kedua belah pihak,” katanya.
Menurutnya, untuk komitmen perdamaian kali ini, selain dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat dari dua lingkungan tersebut, juga melibatkan anak muda, sebab yang jadi potensi timbulnya kembali masalah salah satunya keterlibatan anak muda.
Karenanya, diharapkan keterlibatan mereka bisa mencairkan persoalan paling mendasar di kedua belah pihak, sehingga tercipta keamanan dan kenyamanan di wilayah masing-masing.
“Jika kita melihat komitmen kedua belah pihak, mereka sama-sama memiliki keinginan kuat untuk berdamai,” ujarnya.
Bahkan, mereka juga menduga memanasnya kondisi dua lingkungan itu karena adanya indikasi aksi provokatif yang dilakukan oleh kelompok tertentu.
“Untuk itulah, warga berharap aparat TNI/Polri bisa melakukan tindakan represif dan tegas kepada para provokator,” katanya.
Lebih jauh wakil wali kota mengatakan, untuk melihat komitmen kedua belah pihak berdamai, sesuai dengan keinginan warga, aparat yang berada di posko terpadu telah ditarik.
“Kita lihat saja nanti malam seperti apa kondisinya, kalau aman berarti kedua belah pihak melaksanakan komitmen yang telah disepakati,” ujarnya.
Konflik yang terjadi pada dua lingkungan itu berawal pada akhir tahun 2015, yang berlangsung selama lima bulan lebih dan menyatakan berdamai secara permanen pada awal Maret 2016.
Namun kondisinya kembali memanas pada pertengahan September 2017, namun mereka kembali menyatakan berdamai lagi pada 26 September 2017.
Tetapi setelah itu, kondisi dua lingkungan kembali tegang, dan sekarang kedua lingkungan tersebut menyatakan berdamai lagi.
Komitmen perdamaian kedua belah pihak disaksikan juga oleh Ketua DPRD Kota Mataram, Kapolres Mataram, Dandim 1606 Lombok Barat, dan para pemangku kepentingan lainnya.
