Solidaritas, PHDI NTB Galang Dana untuk Pengungsi Bali
LOMBOKita – Umat Hindu di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, menggalang dana untuk membantu para pengungsi Gunung Agung, Bali.
Ketua PHDI NTB I Gede Mandra di Mataram, Selasa, mengatakan pengumpulan dana dan peralatan bagi pengungsi itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap para pengungsi.
“Aliansi generasi muda Hindu sudah bergerak menggalang dana, sebagian sudah kirim ke Bali,” katanya.
Selain pengumpulan dana dan bantuan peralatan bagi para pengungsi, umat Hindu di Pulau Lombok juga akan menggelar upacara persembahyangan bersama di Pura Jagadnata Mayura, Kota Mataram, pukul 16.00 WITA, Selasa (26/9).
“Kegiatan ini diprakarsai aliansi muda Hindu,” ujarnya.
Menurutnya, apa yang dilakukan tersebut untuk meringankan beban para pengungsi Gunung Agung di Bali.
“Kami juga mengajak semua lapisan masyarakat di Pulau Lombok ikut ambil bagian membantu pengungsi,” kata I Gede Mandra.
Sementara itu, terkait data pengungsi dari Bali yang menuju Pulau Lombok, ia mengaku belum memiliki data pasti berapa jumlah warga Bali yang mengungsi ke Lombok.
“Kaitannya dengan pengungsi secara kelembagaan, belum ada informasi resmi,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya secara individu sudah menerima laporan warga Bali yang mengungsi ke Lombok. Bahkan, di antara pengungsi tersebut merupakan warga muslim yang bermukim di Karangasem, mereka mengungsi ke rumah kerabatnya di wilayah Sekarbela, Kota Mataram.
“Ada juga warga kita yang memiliki menantu warga Bali dijemput untuk pulang ke Lombok,” ucapnya.
Lebih lanjut, PHDI NTB, ujar I Gede Mandra, menindaklanjuti sikap PHDI pusat, sudah bersurat ke Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Provinsi NTB untuk melakukan pemantauan arus pengungsi, sehingga pihaknya bisa melakukan pendataan.
“Ini inisiatif kita untuk bisa membantu pemerintah dan pengungsi Gunung Agung,” katanya.
