Demonstran Gelar Aksi Teatrikal Menyambut Hari Tani Nasional
LOMBOKita – Massa yang berdemonstrasi dalam rangka menyambut Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat, Senin, menggelar aksi teatrikal.
Aksi teatrikal yang dibawakan sekelompok mahasiswa ini menggambarkan kondisi rakyatnya yang masih tertindas dibawah garis kemiskinan akibat sistem neoliberalisme yang dianut oleh pemerintah.
Dalam aksi itu, nampak seorang pria berpakaian rapi layaknya seorang pejabat berdiri tegak berhadapan dengan pria sepadannya. Keduanya saling bertatap muka tak berkilah wajah.
Kemudian disekitarnya, terdapat sejumlah pria yang berupaya keras menggoyahkan posisinya. Namun hal tersebut tak mampu merubahnya apalagi sampai terjatuh.
Saat teatrikal itu berlangsung, seorang perempuan berkebaya dengan kain corak batik membacakan sebuah puisi yang menceritakan kisah pilu dari kaum buruh tani.
Aksi tersebut diikuti oleh sejumlah organisasi mahasiswa yang ada di Kota Mataram, diantaranya Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI), Forum Perjuangan Rakyat (FPR), dan Front Mahasiswa Nasional (FMN).
Dalam momentum Hari Tani Nasional ini, demonstran juga turut menyuarakan tuntutannya kepada pemerintah yang pada intinya meminta kesejahteraan bagi kaum tani.
“Tuntaskan konflik agraria, berikan subsidi pertanian, tekhnologi, akses pasar, jaminan harga dan tanah kepada petani. Solusinya, lakukan reformasi agraria sejati,” kata Nanda, koordinator lapangan dalam orasinya di depan Kantor Gubernur NTB.
