Pelajar SDLB Ditemukan Mengapung di Bendungan Sepit
LOTIM Lombokita – Malang nasib FA (8) siswa SDLB warga Sepit kecamatan Keruak Lombok Timur, setelah tiga hari menghilang, ia di temukan mengapung tak bernyawa di dam Desa Sepit Selasa (29/8) sekitar pukul 07.30 Wita,
Adanya penemuan mayat tersebut, warga geger,dan berbondobg bondong datangi TKP, dan korban langsung di evakuasi ke darat, dan langsung dibawa ke puskesmas untuk di visum.
Untuk mengetahui penyebab kematian korban, dan kasusnya kini dalam penanganan aparat kepolisian Polsek Keruak,
Informasi yang dihimpun, bermula dari salah seorang pelajar SMP saat melintas di pinggir kali bendungan, dengan berjalan kaki, ia di kejutkan sesosok mayat tanpa busana mengapung dibendungan,
Melihat ada sosok mayat mebgaung tersebut, pelajar tersebut langsung berlari pulang memberitahukan kuarganya dan warga setempat, warga yang mendapat informasi tersebut,mereka beramai ramai datangi TKP, untuk memastikan informasi tersebut,
Dan saat itu juga kasus penemuan mayat tersebut, dilaporkan ke Polsek dan tim SAR.
Anggota Polsek dan tim SAR yang mendapat laporan langsung menuju TKP, setelah tim SAR datang bersama warga korban dievaluasi dari bendunganke darat.
korban sempat di bawa ke puskesmas untuk di visum, setelah itu di serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kapolsek Keruak melalui Kasubag Humas Polres Lotim,yang di konfirmasi membenarkan, adanya bocah delapan tahun ditemukan mengapung di bendungan Sepit tersebut.
” Sebelum kejadian,korban sempat nenghilang tiga hari, dan orang tua korban sempat kelah mencari,” katanya,
dan ternyata korban yang sempat menghilang tiga hari,ditemukan sudah tak bernyawa, saat mengapung di bendungan.
” sebab sebab kasus tenggelamnya korban, masih dalam penyelidikan,” sebutnya.
