Ketua BK DPRD Lotim Berikan Klarifikasi
LOMBOKita – Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (BK DPRD) Lombok Timur, Abdul Muhid memberikan klarifikasi kepada awak media di kantornya, Rabu (11|12).
Terkait dengan adanya pemberitaan di media mengenai adanya oknum anggota DPRD Lotim yang dituding atau diduga bermain proyek.
” Kami berikan klarifikasi kepada teman-teman media mengenai masalah tersebut agar jelas,” tegas Abdul Muhid.
Ia mengatakan sesuai dengan aturan yang ada kalau ada oknum anggota DPRD Lotim yang mengerjakan proyek atasnama dirinya di perusahaan dan terdapat dalam kontrak kerja proyek tersebut.
Maka tentunya tidak diperbolehkan anggota dewan menjadi eksekutor langsung dalam proyek tersebut.Tapi kalau ada anggota dewan mendapatkan dana aspirasi kemudian orang lain mengerjakan tentu lain masalah.
” Yang tidak boleh kalau ada anggota dewan itu mengerjakan proyek dengan atasnama dirinya di perusahaan atau di kontrak kerja itu,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut Politisi Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Lotim berterima kasih dengan adanya masukan atau kritikan dari masyarakat untuk menjadi pengingat bagi kami.
Begitu juga halnya kalau ada oknum anggota dewan yang diindikasi atau diduga main proyek, maka tentunya kami dari BK akan melakukan kroscek atau menginvestigasi dengan akan turun ke lapangan nantinya.
Dengan tujuan agar menjadi jelas persoalan. ” Selain kami akan kroscek ke lapangan, bila perlu kami akan panggil satu persatu anggota dewan tersebut untuk menanyakan agar menjadi jelas,apakah benar ataukah tidak,” tandas Ketua BK DPRD Lotim, Abdul Muhid.
