KNPI NTB Dukung Perubahan Nama Bandara Lombok
LOMBOKita – Perubahan Nama Bandara Internasional Lombok menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid yang disahkan melalui SK Menteri Perhubungan No : 1421 merupakan penghargaan dan penghormatan kepada Pahlawan Nasional asal NTB yakni TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.
Ketua KNPI NTB Lalu Wire Kencana selaku tokoh pemuda NTB mengapresiasi penuh atas perubahan nama bandara ini.
“Kita selaku generasi muda NTB harus mengapresiasi penuh perubahan nama bandara ini. Sosok Ulama Besar putra daerah sebagai pahlawan Nasional yang mengharumkan nama NTB, kemudian nama beliau disematkan sebagai nama bandara internasional adalah penghargaan yg sangat luar biasa,” kata Lalu Wire Kencana melalui siaran tertulis diterima Lombokita.com, Minggu (17/11/2019).
Menurutnya, Almagfurullah Maulana syeikh tidak hanya milik masyarakat NTB, namun milik bangsa Indonesia. Karenanya, KNPI mendukung penuh perubahan nama bandara karena itu bagian dari kewajiban kita sebagai tanda terima kasih atas perjuangan beliau,” pungkas pria yang akrab dipanggil Mamiq Wire itu.
SK Menteri Perhubungan terkait perubahan nama bandara, katanya, sudah ada instruksi pelaksanaan melalui SK Gubernur NTB Nomor : 550/375/dishub/2019 tentang pelaksanaan keputusan menteri perhubungan RI nomor 1421 thn 2018.
Mari kita sama-sama kawal, kita jaga dan yang terpenting kita jaga kondusifitas daerah
Kalau terjadi pro kontra terkait perubahan nama bandara, katanya, itu adalah hal yang biasa. Namun yang harus dipahami bersama bahwa perubahan nama bandara ini dilakulan oleh negara dan berkekuatan hukum.
“Mari kita sama-sama hormati, kita laksanakan sesuai tugas masing-masing. Yang harus kita dorong sekarang adalah bagaimana BIZAM dikelola lebih profesional, lebih baik kedepannya sesuai dengan kearifan lokal yang kita miliki,” katanya.
Lalu Wire menambahkan, Nama Bandara yang diambil dari nama Ulama (pahlawan nasional) harus bisa mencerminkan ketokohan dan pengelolaan bandara yg sesuai dengan nilai-nilai agama, budaya dan nilai sosial masyarakat NTB.
Yang mesti dilakukan sekarang bagaimana generasi muda dapat meningkatkan keterampilan dan sumberdaya untuk dapat mengisi ruang-ruang pembangunan NTB di semua bidang.
“Sebagai tokoh pemuda, mari kita sama-sama saling menghargai, saling jaga, saling mendukung dan tidak melakukan provokasi yang dapat merusak keamanan daerah ini,” harap Mamiq Wire.
