Ratusan Warga Segel Kantor Desa Pemongkong Di Lotim
LOMBOKita -Ratusan warga Pemongkong,Kecamatan Jerowaru,Kabupaten Lombok Timur melakukan aksi ke kantor Desa Pemongkong, Rabu malam (30|10). Bahkan warga juga melakukan penyegelan kantor desa Pemongkong dengan menggunakan pohon berduri.
Sementara aksi yang dilakukan warga tersebut yang tidak lain merupakan pendukung salah satu calon Kepala Desa yang ikut berkompetisi dalam Pergantian Antar Waktu (PAW) Pilkades 2019-2023 di kantor Desa Pemongkong, Namun kemudian gugur atau tidak lulus test,sehingga inilah yang tidak diterima dengan mendatangi kantor Desa dan melakukan penyegelan.
Camat Jerowaru, Jumase saat dikonfirmasi membenarkan kalau warga melakukan penyegelan kantor Desa Pemongkong.Sehingga inilah yang saat ini pihaknya sedang melakukan negoisasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini.
Selain itu, pihaknya tentu akan mengambil langkah-langkah dalam menyelesaikan persoalan ini agar tidak membesar,dengan bekerjasama pihak Muspika kecamatan seperti Kapolsek Jerowaru bersama Danramil maupun yang lain.
“Begitu saya terima laporan langsung menuju kantor Desa Pemongkong untuk melihat yang terjadi,” tegasnya.
Hal yang sama dikatakan Kepala Bidang Pemerintahan dan Kelembagaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lotim, Lukman Nul Hakim membenarkan pihaknya sudah menerima laporan dari Camat Jerowaru mengenai apa yang terjadi di kantor Desa Pemongkong.
Dengan adanya warga yang merupakan pendukung salah satu calon yang ikut berkompetisi dalam PAW Pilkades tersebut.
” Kami mendapatkan laporan kalau Kantor Desa Pemongkong disegel dengan menggunakan pohon gara-gara masalah ada calon yang ikut tidak lolos,” ujarnya.
Sementara sampai berita ini diturunkan Camat bersama Muspika kecamatan jerowaru terus melakukan upaya dengan mengajak tokoh masyarakat dan warga untuk duduk bersama menyelesaikan masalah tersebut. Dengan mengedepankan kepala dingin.
