Bangunan Pospam Terpadu Di Lotim Mubazir
LOMBIKita – Bangunan Pospam Terpadu yang dibangun oleh Dinas Perhubungan Lombok Timur dinilai mubazir. Karena tidak saat ini bangunan Pospam tersebut tidak pernah di manfaatkan oleh petugas Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Lotim. Melainkan justru malah dibiarkan tidak terurus dan digunakan sebagai tempat pangkalan ojek dan berjualan para pedagang kali lima.
Seperti halnya di Pospam Simpang Empat Kantor Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lotim, Pospam simpang empat Pejanggik digunakan sebagai pangkalan ojek, Pospam simpang sempat Pancor digunakan sebagai tempat jualan pedagang kali lima.
“Bangunan Pospam di wilayah Kota Selong ini mubazir karena sudah dibangun tapi tidak dimanfaatkan dengan baik sehingga terkesan menghabiskan anggaran,” kata Amin, warga Selong dan M.Awaludin, warga Pancor kepada wartawan.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Lotim, M.Zaini saat dikonfirmasi mengaku tidak menampik akan hal tersebut, sehingga kedepannya pihaknya akan melakukan penataan kembali terhadap keberadaan Pospam terpadu yang sudah dibangun Dishub Lotim agar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Kalau ada Pospam terpadu yang digunakan untuk pangkalan ojek dan tempat berjualan pedagang kali lima dirinya tidak mengetahuinya,karena belum ada laporan,” tegasnya.
Selain itu, lanjutnya saat ini pihaknya sedang membangun Pospam terpadu yang terletak jalan TGH. Zainuddin Abdul Madjid atau depan taman makam Pahlawan. Dengan harapan nantinya akan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh petugas kita bersama dengan pihak kepolisian terhadap keberadaan Pospam tersebut.
“Kalau ada Pospam yang tidak dimanfaatkan bisa kita katakan mubazir, sehingga kedepannya tidak ada lagi ada Pospam yang tidak dimanfaatkan,” tegasnya.
