Kementerian Perindustrian RI, Bintek Menjadikan Rumput Laut Menjadi Kosmetik
LOMBOKita – Kementerian Perindustrian RI menggelar bimbingan teknis bagi kelompok usaha, yang di ikuti kelompok usaha yang ada di tiga kabupaten kota yaitu Lombok Timur, Lombok Tengah dan Kota Mataram.
Dalam kegiatan terebut,kementerian perindustrian memberikan juga bantuan fasillitas mesin atau peralatan produk inovasi kosmetik berbasis rumput laut.
“potensi industri kosmetik di Indonesia cukup besar, dan ketersediaan SDA yang seperti rumput lautpun banyak, baik digunakan untuk kesehatan maupun kosmetik,” ungkap Direktur Industri kecil dan menengah kimia, sandang kerajinan dan industri Aneka Kementerian Perindustrian RI Ratna Utarianingrum.
Menurutnya, keberadaan rumput laut ini, harus dimaksimalkan, sehingga produk kosmetik dalam negeri dapat mendominasi pasar.
“Perkembangan ekspor industri kosmetik dari tahun ketahun saat ini alami peningkatan cukup signifikan mencapai 29,8 persen,” katanya.
Untuk itu, pemerintah terus mendorong agar bahan baku kosmetik mengunakan bahan herbal yang dimiliki yaitu rumput laut.
“Rumput laut yang dimiliki cukup besar, seperti di NTB, pertahun bisa hasilkan 10.456.000 ton kering, dan penjualannya sekarang ini dilakukan secara langsung,” ucapnya.
Disebutkan Ratna, besarnya inpor rumput laut dikarekan lambatnya pertumbuhan industri pengelolaan rumput laut yang dihasilkan dari budidaya termasuk yang bersumber dari dalam.
“Pemerintah terus mendorong akselerasi pengembangan rumput laut kedepan, dengan melakukan kegiatan bintek termasuk pemberian bantuan mesin untuk produksi rumput laut, salah satu action pemerintah dalam mempercepat pengembangan industri berbasis rumput laut,” paparnya.
Lebih lanjut Ratna mengatakan, pembinaan teknis produksi IKM berbasis rumput laut di NTB,dipandang perlu untuk dilakukan. Apalagi NTB salah satu penghasil dan areal rumput laut terbesar,termasuk juga dapat menjadi penggerak roda ekonomi yang mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekonomi masyarakat.
“Bagaiaman menjadikan budidaya rumput laut ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,seperti penyerapat tenaga kerja, termasuk meningkatkan kesejahteraan serta tercipta usaha baru bagi masyarakat,” katanya.
Untuk melihat perkembangan pasca bintek tersebut, menurut Ratna pihaknya akan melakukan evaluasi, dampak dari bintek yang telah dilakukan ini.
“kami akan lakukan evaluasi dan kajian,termasuk membuat desain, terkait penggunaan rumput laut menjadi kosmetik,” paparnya..
