Gara-gara Nyongkolan, Warga Ketara Vs Masbagik Bentrok
LOMBOKita – Warga Ketare Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah dengan warga Masbagik Utara Kabupaten Lombok Timur bentrok lantaran salah faham dalam kegiatan nyongkolan, Minggu sore (31|3).
Akibatnya, mobil yang sedang parkir di pinggir jalan dirusak warga. Salah seorang warga Masbagik juga terkena lemparan batu bagian kepala, sehingga mengalami luka jahitan.
Kasusnya itu kini ditangani Polsek Masbagik guna proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Masbagik, Kompol Lalu Sugiarta saat dikonfirmasi membenarkan terjadi keributan dan bentrokam antara warga Masbagik dengan warga Ketare itu.
Mantan Kasat Intel Polres Lombok Tengah ini menjelaskan, keributan terjadi karena warga dari Ketare melakukan nyongkolan ke Masbagik Utara. Pada saat nyongkolan berlangsung, kedua pemuda terjadi keributan gara-gara pemuda dari Masbagik dilarang berjoget.
Dengan adanya larangan itu terjadi adu mulut, sehingga salah seorang warga Ketare mengeluarkan keris.
Kapolsek Masbagik menambahkan, pada saat pulang nyongkolan, salah satu unit mobil yang digunakan warga Ketare dirusak warga Masbagik sehingga kaca depan pecah.
Sementara satu warga Masbagik juga menjadi korban akibat kena lemparan, sehingga mengenai kepala warga. Pemilik kendaraan pun melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian setempat.
“Memang betul ada yang melapor dan laporan akan kita tindaklanjuti, tapi sedang kita mediasi kedua belah pihak,” tandasnya.
