KPU Lotim Terkesan Sepelekan Masalah Logistik Pemilu
LOMBOKita – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lombok Timur menilai kalau pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lotim terkesan mengabaikan dan menyepelekan masalah pendistribusian logistik Pemilihan Umum (Pemilu),baik Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019.
Karena semestinya tidak hanya diserahkan ke divisi yang menangani bidang masalah logistik. Akan tetapi ini adalah kolektif kolegial, dimana ketika divisi berhalangan maka ada pimpinan lain yang bisa monitor masalah tersebut.
Demikian ditegaskan Ketua Bawaslu Lotim,Retno Sirnopati kepada media ini,Minggu (07|3). ” Kami melihat kalau pimpinan bersama komisioner KPU Lotim terkesan mengabaikan masalah logistik,”tegasnya.
Ia menjelaskan pada saat kedatangan surat suara DPR RI dan DPRD Lotim Dapil 1 pada hari Rabu tanggal 06 Maret 2019 dari percetakan ke Gudang Penyimpanan di Mini Moll Selong. Dari pihak Bawaslu Lotim lama menunggu salah seorang komisioner KPU Lotim yang membidangani masalah logisltik tersebut.
Kemudian setelah lama menunggu,salah satu komisioner KPU Lotim datang ke lokasi tersebut.Untuk melakukan serah terima barang surat suara tersebut,akan tapi setelah itu komisioner KPU Lotim pergi.
” Sampai saat ini Komisioner KPU Lotim belum ada yang monitor ke penyimpanan surat suara tersebut,melainkan hanya ada sekretariat KPU Lotim yang kewenangan memiliki keterbatasan,”ujarnya.
Seharusnya,lanjut, komisioner KPU Lotim hendaknya memprioritaskan masalah logistik pemilu seperti surat suara tersebut.Meskipun pada satu sisi pihaknya mengetahui pihak KPU Lotim banyak kegiatan lain masalah Pemilu.
Namun bukan berarti masalah logistik surat suara ini diabaikan begitu,padahal ini harus menjadi prioritas bagi KPU Lotim.Tanpa mengesampingkan kegiatan yang lainnya juga.
“Kalau masalah logistik suara suara ini terjadi masalah nantinya tentu yang akan menerima akibatnya adalah KPU Lotim sendiri,makanya jangan menganggap sepele masalah logistik surat suara ini,” ujarnya.
Oleh karena itu,tambah Ketua Bawaslu Lotim memberikan peringatan kepada KPU Lotim untuk menjadikan prioritas utama masalah logistik surat suara.Termasuk juga masalah setiap tahapan distribusi logistik tersebut.
Dari tingkat percetakan sampai tempat penyimpanan harus menjadi perhatian KPU Lotim. Dalam hal ini pimpinan bersama komisioner KPU Lotim.
” Kalau Ketua KPU Lotim berada di Jakarta kan masih ada komisioner yang lainnya untuk datang memonitor masalah logistik suara tersebut,sehingga ini hendaknya menjadi perhatian bagi komisioner KPU Lotim,” tandasnya.
