Setubuhi Murid, Guru Ngaji Ini Mengaku Kerasukan Setan

LOMBOKita – Salah seorang oknum guru ngaji inisial MA (20) asal Desa Sakra Kabupaten Lombok Timur, NTB mengaku kerasukan setan setelah menyetubuhi muridnya yang masih belia.

Pelaku MA mengungkapkan memiliki nafsu seks tingkat tinggi, sehingga menjalankan aksi bejadnya kepada korban yang baru duduk di bangku kelas empat Sekolah Dasar.

Sebelum memperkosa muridnya itu, MA mengaku terlebih dahulu memainkan alat vital murid laki-laki sampai gairah seksnya buncah.

“Selesai mengajar ngaji, kondisi musalla tempat mengajar mulai sepi. Disitulah meraba alat kelamin murid lelaki. Dan tidak lama kemudian melampiaskannya kepada seorang murid perempuan,” tutur MA kepada Lombokita.com yang menemuinya di Mapolres Lombok Timur, Sabtu (02/3/2019).

Usai melakukan perbuatan tak senonoh itu, pelaku MA mengaku dirasuki setan dan tersadar telah berbuat dosa.

“Saya khilaf, dan bertobat dengan kejadian ini. Saya berjanji tak akan mengulanginya lagi,” tandas MA.

Sementara itu, Kanit PPA Reskrim Polres Lotim, IPDA I Made Dwi Putrayasa menegaskan, pihaknya telah menangani kasus dugaan persetubuhan yang dilakukan oknum guru ngaji terhadap muridnya yang masih berumur lima tahun. 

“Kami tangani yang datang melapor saja, sedangkan korban lain belum ada yang melapor,” tandasnya.

1 Komentar

  1. Anonim

    nikmatnya sama elo,
    salahnya sama setan.
    setan jadi kambing hitam.

Komentar ditutup.