Jaringan Tua Jadi Biang Kebocoran, PDAM Lotim Kebut Perbaikan
LOTIM LOMBOKita – Kebocoran jaringan distribusi air bersih masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur. Sejumlah jaringan yang telah berusia lebih dari 20 tahun dinilai rentan mengalami kerusakan sehingga membutuhkan penanganan dan perbaikan secara berkala.
Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Lombok Timur, Dedi Irawan, mengatakan kebocoran jaringan merupakan persoalan yang tidak bisa sepenuhnya dihindari. Meski demikian, pihaknya memastikan setiap kerusakan yang terjadi tetap diupayakan untuk segera diperbaiki agar pelayanan kepada pelanggan tidak terganggu.
Menurutnya, salah satu jaringan yang kerap mengalami kebocoran adalah jaringan ACP, yakni jaringan dengan material lama yang penggunaannya sudah berlangsung lebih dari dua dekade. Sebagian jaringan tersebut hingga kini belum seluruhnya dapat diganti.
“Jaringan memang ada saja yang bocor, tetapi tetap bisa diperbaiki. Ada jaringan yang sudah lebih dari 20 tahun dan memang rentan mengalami kebocoran,” jelasnya.
Ia menyebutkan, sejumlah wilayah seperti Masbagik Utara, Baru, Sampai Gelang, hingga Kelayu menjadi bagian dari kawasan yang menghadapi persoalan jaringan tersebut.
Kendati demikian, Dedi menegaskan kondisi itu tidak serta-merta membuat pelayanan air bersih terhenti. Selama ini, PDAM tetap berupaya menjaga stabilitas distribusi melalui penanganan cepat ketika terjadi kebocoran.
“Selama ini pelayanan tetap stabil. Perbaikan yang dilakukan juga diupayakan tidak sampai 24 jam,” ujarnya.
Selain persoalan usia jaringan, PDAM Lotim juga menghadapi tantangan dari rencana rehabilitasi sejumlah ruas jalan. Pasalnya, keberadaan jaringan pipa lama di bawah badan jalan berpotensi terdampak pekerjaan proyek, bahkan terancam mengalami kerusakan apabila tidak dikoordinasikan dengan baik.
Di sisi lain, Dedi juga menyinggung adanya kerusakan jaringan yang diduga dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Beberapa kejadian dilaporkan terjadi di wilayah Banok dan Keruak. Namun, jaringan yang mengalami kerusakan tersebut telah ditangani dan diperbaiki oleh pihak PDAM.
Ia pun mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga fasilitas jaringan air bersih yang ada di lingkungan masing-masing. Sebab, keberadaan jaringan tersebut merupakan fasilitas umum yang sangat penting untuk menunjang kebutuhan masyarakat.
PDAM Lotim berharap dukungan masyarakat serta koordinasi dengan pihak terkait dapat membantu meminimalkan kerusakan jaringan, sehingga distribusi air bersih kepada pelanggan tetap berjalan optimal.
