Kadikes : Penekanan Bupati,  Alarm Penting Bagi  Tenaga Kesehatan

Keterangan FOTO : Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur HL Aries Fahrozi

​LOTIM LOMBOKita – Adanya penekanan yang diberikan Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin, terkait pelayanan kesehatan. Hal itu menjadi alarm penting bagi seluruh tenaga kesehatan, baik di tingkat puskesmas maupun rumah sakit.

Bupati Lotim menegaskan bahwa prioritas utama dalam pelayanan kesehatan adalah menangani pasien terlebih dahulu, sementara urusan administrasi dapat disusulkan kemudian.

​Hal tersebut disampaikan guna memastikan seluruh petugas kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit, selalu memegang prinsip utama dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tanggap kepada masyarakat.

​kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur HL Aries Fahrozi terhadap penegakan Bupati tersebut. Pihaknya akan meningkatkan fungsi pengawasan,bahkan akan melakukan evaluasi secara berkala, minimal dua minggu sekali atau bahkan sekali seminggu jika ditemukan hal-hal mendesak yang memerlukan perhatian khusus. Evaluasi ini melibatkan seluruh kepala puskesmas guna menilai kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

​Pemerintah daerah berkomitmen untuk bersikap objektif. Jika ditemukan adanya tenaga kesehatan atau nakes yang memberikan pelayanan buruk atau melanggar aturan, pihak berwenang tidak segan-segan memberikan sanksi sesuai regulasi yang berlaku. Prinsip pelayanan 3S (Senyum, Sapa, Salam) juga terus digaungkan dan diingatkan dalam setiap kesempatan evaluasi.

Menurutnya, ​Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan terkait pelayanan kesehatan. “Masukan dari dua arah ini dinilai sangat penting agar instansi kesehatan dapat terus melakukan perbaikan secara objektif demi meningkatkan mutu pelayanan publik ke depannya.” Ujarnya.

​
​Sementara itu, dalam peninjauan langsung di RSUD Selong, pihak manajemen rumah sakit menyatakan bahwa pelayanan secara umum terpantau berjalan dengan normal dan baik. Berdasarkan peninjauan langsung hingga malam hari, kondisi pelayanan di berbagai ruangan—termasuk penanganan pasien di ruang rawat—berjalan lancar tanpa kendala berarti.