Bupati Iron Apresiasi Peran Ponpes Majukan Pendidikan

Keterangan foto : Bupati Lotim H Haerul warisin saat hadiri Haflah Akhir ke-5 Yayasan Pondok Pesantren Al Wadiyah (Yanwi) NW Kebon Erat, Kelayu Utara. ahad

LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menghadiri acara Haflah Akhir ke-5 Yayasan Pondok Pesantren Al Wadiyah (Yanwi) NW Kebon Erat, Kelayu Utara, Selong, Ahad (2/11). Acara yang mengusung tema “Menguatkan Pendidikan Islami Menuju Generasi Qurani yang Berakhlak Rabbani” itu berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan berbagai program yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan perubahan, tidak hanya di wilayah perkotaan tetapi juga hingga ke pelosok desa.

Bupati menegaskan, saat ini pemerintah fokus membangun infrastruktur, khususnya jalan dan irigasi. Perbaikan irigasi terus dilakukan mengingat Lombok Timur merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional.

“Pentingnya menjaga kelestarian air dan alur irigasi agar tidak menurunkan produksi pertanian di daerah kita,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Pondok Pesantren Al Wadiyah yang telah membuka layanan pendidikan berjenjang sehingga anak-anak yang sebelumnya kekurangan tempat bersekolah tetap memiliki wadah untuk menempuh pendidikan.

Menurutnya, keseimbangan antara pengetahuan umum dan pengetahuan agama sangat penting untuk menanamkan adab dan akhlak yang baik.

“Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sangat terbantu dengan keberadaan yayasan pondok pesantren dalam upaya memajukan pendidikan,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Daerah memberikan bantuan sebesar Rp50 juta kepada yayasan. Bahkan, Bupati secara pribadi membeli tanah seluas dua are yang diwakafkan untuk pengembangan pondok pesantren tersebut.

Sementara itu, perwakilan BAZNAS NTB, H. Ahmad Rusli selaku Wakil Ketua IV, turut memberikan apresiasi kepada Yayasan Pondok Pesantren yang telah merintis lembaga pendidikan selama hampir lima tahun dan kini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia mengakui, perjuangan untuk memajukan dan mengembangkan lembaga pendidikan tidaklah mudah. Ia berharap, Pondok Pesantren Yanwi NW Kebon Erat dapat melahirkan ulama-ulama yang disegani di NTB.

Ia juga menyebut para orang tua yang menitipkan anak-anaknya di pondok pesantren sebagai orang yang beruntung.

“Dengan milad kelima ini, Pondok Pesantren Yanwi NW Kebon Erat dapat semakin berkembang dan maju dalam membina masyarakat, khususnya di sekitar pondok. Karena pondok pesantren tidak akan pernah maju tanpa dukungan dari masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi NTB juga menyerahkan bantuan sebesar Rp5 juta untuk mendukung pengembangan pondok pesantren.