Bupati Iron Tegaskan Pentingnya Pejabat dan ASN  Harus Disiplin, dan Beretika

Keterangan foto : Para pejabat yang dikabrik dunpendopo bupati, Senin malam

LOTIM LOMBOKita — Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin melantik dua pejabat eselon II dan kepala UPTD di pendopo Bupati. senin malam (19/10)

Dua pejabat eselon II yang dilantik tersebut yaitu Parihin dilantik menjadi kepala Insfektur ainsfektorat Lotim, sebelumnya menjabat sebagai kepala Dukcapil, dan posisinya di gantikan   Husnul Basri yang sebelumnya menjabat Eselon III, serta  19 pengawas dan kepala UPTD.

Dalam arahannya Bupati Iron menegaskan agar para pejabat, kepala instansi, camat, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru dilantik.  menekankan pentingnya menjaga etika sebagai pejabat publik, meningkatkan kedisiplinan, serta mengutamakan pelayanan prima kepada masyarakat.

​Bupati Iron juga menyoroti perlunya pelaksanaan apel pagi di depan kantor masing-masing secara rutin sebelum memulai pekerjaan. Khusus kepada para pejabat eselon II dan eselon III, ia mengingatkan agar tidak terlambat dan senantiasa hadir memberikan contoh yang baik serta membimbing staf di bawahnya.

​”Kita tidak mengukur seorang pejabat itu dari seberapa besar anggaran yang dia kelola, dari seberapa banyak dia punya karyawan. Tetapi ukurannya adalah bagaimana dia bisa memimpin instansi… untuk membuat kenyamanan, keberhasilan, dan memberikan saran wejangan kepada bawahannya,” tegas Bupati.

​Selain itu, Bupati juga mengingatkan agar para pejabat tidak bersikap arogan dan selalu menjunjung tinggi integritas moral. Ia menegaskan bahwa proses penegakan disiplin atau pemberhentian pegawai harus dilakukan secara objektif, jelas, dan melalui prosedur yang adil tanpa didasari sentimen pribadi.

​Dalam kesempatan yang sama, Bupati menyoroti proses perizinan instansi seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang memerlukan koordinasi ketat dengan Kementerian Dalam Negeri. Ke depan, pemerintah daerah berencana untuk merehab rumah dinas camat agar dapat difungsikan secara optimal sebagai kantor bersama antara Kepala Dukcapil Kecamatan dan Kepala Pajak.

​Menutup arahannya, Bupati berpesan agar seluruh ASN senantiasa mengingat sumpah jabatan dan menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat yang amanah.

​”Setinggi apapun jabatan kita, kita harus ingat bahwa kita ini juga akan mati. Mari kita bekerja untuk rakyat dan memberikan yang terbaik bagi lembaga serta masyarakat,” pungkasnya.