Keluarga Besar Dikbud Lotim Peduli Korban Gempa NTT, Sukses Kumpulkan Donasi Rp285 Juta
LOTIM LOMBOKita – Keluarga Besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur menunjukkan kepedulian nyata untuk korban gempa 7,7 Magnitudo di Nusa Tenggara Timur. Dalam waktu 5 hari, Dikbud Lotim sukses mengumpulkan donasi sebesar Rp285 juta.
Penyerahan donasi dilakukan di sela-sela kegiatan puncak HUT Lombok Timur ke-131 di Lapangan Tugu Selong, Senin (31/8/2026). Kepala Dinas Dikbud Lotim M. Nurul Wathoni menyerahkan donasi tersebut kepada Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin untuk diteruskan atas nama Pemerintah Daerah ke Pemerintah Provinsi NTT.
“Alhamdulillah, ini tindak lanjut dari instruksi tertulis Sekda Lotim agar ada penggalangan donasi di jajaran SKPD dan satuan kerja lainnya secara sukarela. Dalam waktu lima hari donasi yang terkumpul di Dikbud sebesar Rp285 juta,” ujar Nurul Wathoni.
Wathoni menyebut, total donasi yang diserahkan di panggung puncak HUT Lotim mencapai sekitar Rp400 juta lebih. Donasi itu berasal dari Dikbud, Dinas Kesehatan, Korpri, PGRI, dan lembaga lain yang turut berpartisipasi.
“Kami juga masih menunggu lembaga lain yang belum menyerahkan. Mudah-mudahan bisa terus bertambah sehingga Pemda Lotim bisa membantu lebih besar ke NTT,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan daerah yang mendorong warga Lotim untuk ikut membantu masyarakat NTT. “Kita pernah mendapatkan musibah yang sama dan kita banyak dibantu saudara kita dari berbagai daerah sehingga bisa cepat pulih. Sekarang tentu kita juga berkewajiban ikut bantu, termasuk mengajak warga sekolah secara sukarela berdonasi,” katanya.
Pada momentum yang sama di hadapan ribuan masyarakat dan mantan Gubernur NTB Dr. TGB H. M. Zainul Majdi sebagai penceramah, Bupati H. Haerul Warisin “Haji Iron” juga menyampaikan 4 program prioritas pro rakyat yang ditargetkan terealisasi tahun 2027.
1. 8.000 Titik Lampu Jalan: Kerja sama dengan investor agar aktivitas masyarakat nyaman di malam hari.
2. Jaminan BPJS Ketenagakerjaan: Untuk 11 ribu kader posyandu se-Lotim dari anggaran daerah sebagai perlindungan sosial.
3. Lanjutan Perbaikan Jalan: Target tahun 2028 sebagian besar jalan di Lotim sudah mulus.
4. Irigasi dan Pengelolaan Sampah: Pembangunan dan revitalisasi sarana irigasi serta pengelolaan sampah senilai ratusan miliar dengan bantuan Bank Dunia.
Bupati juga menyebut tahun 2026 ini ada 160-an sekolah negeri dan swasta jenjang PAUD, SD dan SMP yang mendapatkan revitalisasi dengan anggaran ratusan miliar berkat koordinasi dengan pemerintah pusat.
Penyerahan donasi di panggung HUT ini disaksikan langsung oleh para guru dan masyarakat yang memadati Lapangan Tugu Selong.
