6.500 Eks Anggota JI Teguhkan Komitmen Bersama NKRI di Silaturahmi Akbar Garda Satya
SOLO LOMBOKita – Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri Silaturahmi Akbar Garda Satya NKRI di Solo, Jawa Tengah, Minggu (30/8/2026).
Sekitar 6.500 eks anggota dan simpatisan Jamaah Islamiyah (JI) dari Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur hadir dalam kegiatan tersebut.
Pertemuan ini menjadi bagian dari proses reintegrasi sosial dan penguatan komitmen kebangsaan pascapembubaran JI pada 30 Juni 2024.
*Kembali ke NKRI Atas Kesadaran*
Kapolri menegaskan kembalinya para eks anggota JI ke pangkuan NKRI dilakukan atas kesadaran dan tanpa paksaan.
“Tidak ada paksaan, tapi ini lebih memunculkan panggilan dari hati nurani untuk bergabung ke Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam ikatan Garda Satya NKRI,” tegas Kapolri.
Menurutnya, Garda Satya NKRI menjadi wadah bagi eks anggota JI untuk berkontribusi positif membangun bangsa dan menjaga persatuan.
Kepala Densus 88 AT Polri Irjen Pol. Sentot Prasetyo menjelaskan proses reintegrasi dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai program.
Program tersebut meliputi pembinaan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, pendampingan keluarga, hingga kontra-narasi di ruang digital untuk menangkal paham radikalisme.
“Dari perubahan menuju kontribusi. Dari reintegrasi menuju kolaborasi. Bersama menjaga persatuan dan keutuhan NKRI,” ujar Irjen Sentot.
Silaturahmi akbar ini menjadi simbol nyata bahwa semangat persatuan di atas perbedaan tetap menjadi kekuatan utama bangsa dalam merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
