Khawatir Partisifasi Pemilih Rendah, KPU Sosialisasi Lewat Corong Masjid
LOMBOKita – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur merasa ada rasa kekhawatiran dalam Pilkada 2018 tingkat Partisifasi pemilih rendah. Sehingga memperbanyak sosialisasi melalui corong masjid di Lotim.
Demikian ditegaskan Ketua KPU Lotim,M.Saleh kepada media ini.” Agar partisifasi pemilih tinggi dalam Pilkada makanya pihak perbanyak sosialisasi lewat corong masjid,”tegasnya.
Ia menjelaskan memang selain melakukan sosialisasi melalui corong masjid,pihaknya juga menggencarkan sosialiasi bersama dengan PPK,PPS dan jajaran dibawahnya kepada masyarakat di Lotim.
Hal ini tidak lain tujuannya untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat guna menggunakan hak pilihnya tanggal 27 Juni 2018. Karena target partisifasi pemilih dalam Pilkada antara 75 s.d 80 persen,sedangkan pada Pilkada 2013 tingkat partisipasi pemilih mencapai 73 persen.
” Kesadaran masyarakat Lotim untuk memilih sangat dibutuhkan sekali,maka gunakan hak pilihnya,”kata Saleh.
Sementara dilain sisi,M.Amin,warga Selong justru mempertanyakan kepada KPU Lotim dianggap kurang melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai Pilkada 2018.Karena itu sangat penting sekali bagi masyarakat.
” Biasanya selalu ada sosialisasi tapi tumben dalam Pilkada ini tidak pernah ada sosialiasi,” ujar Amin penuh tandatanya.
