Pemkab Lombok Timur Gelontorkan Rp1 Miliar untuk Bebaskan Lahan TPA di Kawasan Wisata Sembalun

Keterangan foto: Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin

LOTIM LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus mematangkan langkah penanganan sampah di kawasan pariwisata Sembalun.dengan menggelontorkan anggaran Rp 1 miliar untuk pembebasan lahan seluas 1 hekyar. Yang akan difungsikan sebagai tempat pengelolaan sampah (TPA).

Upaya tersebutdilakukan untuk menjaga kebersihan dan daya tarik destinasi wisata unggulan Sembalub.

“Langkah ini diambil untuk menunjang daya tarik Sembalun sebagai kawasan destinasi wisata unggulan, sekaligus mendukung terwujudnya program Local Service Delivery Project ( LSDP ) di Lombok Timur,” ucap Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin usai panen Bawang Putih bersama Kapolri, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Sembalun. Rabu (19/8)

Terhadap pernasalahan sampah tersebut, Iron permenegaskan pentingnya kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat maupun instansi terkait terutama TNGR untuk bersama sama menjaga kebersihan lingkungan kawasan wisata Sembalun.

“Masyarakat Sembalun dan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) harus betul-betul peduli dengan masalah sampah ini. pemkab sudah siapkan lahan dan jangan buang sampah sembarangan lagi. Kumpulkan dengan baik dan buang ke tempat yang sudah disediakan,” tegasnya.

Guna mengoptimalkan operasional di lapangan, Menurut Bupati, Pemkab Lombok Timur menaruh harapan besar kepada pihak Balai TNGR untuk turut serta dalam pemenuhan sarana pendukung. Pihak TNGR diharapkan dapat memberikan bantuan berupa armada pengangkut maupun fasilitas kelengkapan lain yang dibutuhkan.

Penanganan kebersihan di kawasan Sembalun ini, Tegas Bupati Iron, tak hanya menjadi beban pihak kecamatan semata. Seluruh pihak, mulai dari masyarakat lokal, petugas lapangan, TNGR, hingga jajaran kecamatan diminta untuk bahu-membahu dan saling berkolaborasi peduli terhadap kebersihan terutama berkaitan dengan sampah.

“Ini masalah wisata. Kasihan kalau hanya Pak Camat dan jajarannya yang terus gotong royong. Semua harus peduli, mulai dari masyarakat, petugas, TNGR, sampai Camat. Supaya citra Sembalun sebagai kota dan daerah tujuan wisata betul-betul terlihat indah oleh para wisatawan yang datang ke Sembalun, “pungkasnya.