Jelajah Kuliner Nusantara di The People’s Cafe, Cita Rasa Indonesia dalam Satu Meja
Mengecap Kekayaan Indonesia dalam Semangkuk dan Sepiring Rasa di Bulan Kemerdekaan
LOMBOKita – Bulan Agustus selalu identik dengan kibaran bendera merah putih dan semarak perayaan kemerdekaan. Namun, lebih dari sekadar seremoni, bulan ini juga menjadi momen untuk mengingat kembali betapa luas dan beragamnya Nusantara.
Salah satu cara paling akrab untuk merayakannya adalah melalui meja makan—tempat di mana berbagai kisah, tradisi, dan rempah daerah bertemu.
Menyambut semangat tersebut, The People’s Cafe meluncurkan program spesial bertajuk “Pesta Rasa Nusantara” mulai awal Agustus 2026.
Menghadirkan tujuh hidangan khas dari berbagai pelosok negeri, program ini mengajak para pencinta kuliner melakukan “perjalanan rasa” tanpa harus meninggalkan bangku restoran.

President Director ISMAYA Group, Cendyarani, mengungkapkan bahwa kuliner adalah medium sederhana namun ampuh untuk merayakan persatuan di tengah keberagaman.
“Indonesia punya kekayaan kuliner yang luar biasa dan setiap daerah punya rasa serta cerita yang berbeda. Melalui Pesta Rasa Nusantara, kami ingin mengajak pelanggan menikmati keberagaman tersebut dengan cara yang sederhana dan menyenangkan,” ujar Cendyarani.

Deretan Cita Rasa dari Barat hingga Timur
Bagi pencinta sensasi pedas dan rempah yang kuat, Nasi Ayam Taliwang siap memanjakan lidah dengan cita rasa khas Lombok, lengkap bersama sajian plecing kangkung, toge, dan bakwan jagung. Geser sedikit ke Pulau Dewata, Nasi Campur Bali hadir mengobati kerinduan akan kehangatan pantai lewat paduan ayam rempah, sate lilit, urap, dan kesegaran sambal matah.
Petualangan kuliner berlanjut ke tanah Sulawesi melalui dua sajian berkarakter:
Nasi Ayam Woku: Mengandalkan ayam berbumbu woku yang harum dan kaya rempah, dipadukan dengan tumis bunga pepaya, sambal merah, serta bakwan jagung.
Nasi Campur Cakalang: Menampilkan olahan ikan cakalang gurih pedas yang bersanding pas dengan renyahnya bakwan jagung dan tumisan bunga pepaya.
Tak ketinggalan, sajian nostalgia Ibu Kota hadir lewat Mie Kangkung Jakarta—mie kuning berkuah gurih kental yang disajikan bersama potongan ayam, kangkung segar, dan pangsit renyah.
Sebagai pemungkas, hidangan ringan Tahu Gejrot khas Cirebon menawarkan sensasi manis, asam, pedas, dan gurih yang menggigit. Perjalanan rasa ini kemudian ditutup manis oleh kehangatan Bajigur, minuman tradisional Sunda beraroma jahe, santan, dan gula aren.
Kolaborasi Bersama Suara Lokal
Semangat kebersamaan dalam Pesta Rasa Nusantara kian terasa lewat kolaborasi bersama para kreator kuliner dari berbagai daerah. Nama-nama seperti Aa Juju, Bandung Food Society, Jiewa Vieri, Makan Pake Receh Palembang, Kuliner Koko, hingga Makassar Go Eat turut mencicipi dan membagikan pengalaman rasa yang mewakili daerah asal mereka.

Kehadiran para kreator lokal ini tidak hanya memberikan respons positif terhadap autentisitas rasa yang disajikan, tetapi juga menjadi jembatan cerita agar ragam kuliner Nusantara dapat dinikmati oleh audiens yang lebih luas. Melalui piring-piring yang tersaji, bulan kemerdekaan kali ini terasa sedikit lebih hangat dan kaya rasa.
