Malam Unggun Penutup Raimuna Cabang di Kebun Raya Lemor, Dipimpin Ketua Kwarcab

Keterangan foto: malam apinunggundipimpin Ketua Kwarcab Lotim HL ahmadi

LOTIM LOMBOKita – Ketua Kwarcab Lombok Timur, HL. Ahmadi, memimpin kegiatan malam unggun sebagai malam terakhir kebersamaan dalam Raimuna Cabang yang digelar di Bumi Perkemahan Kebun Raya Lemor. sabtu (26/9)

Dalam amanatnya, Ahmadi menyampaikan bahwa tidak semua Kwarcab memiliki tempat yang representatif untuk menggelar kegiatan berskala cabang maupun daerah.

“Selama kegiatan digelar, semua dalam keadaan aman. Terkait kekurangan air kami minta maaf. Inilah hakikatnya pramuka, kita harus mau dan berdiri tegak di tengah kekurangan. Pramuka harus bisa menyesuaikan diri dalam alam dan lingkungan,” ujar Ahmadi.

Menurutnya, tidak semua pelajar penegak dan pandega bisa merasakan pengalaman seperti peserta Raimuna. Karena itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk melatih kemampuan menyelesaikan persoalan dengan tenang.

“Kepala atau hati boleh panas, tapi kepala harus tetap dingin. Apa yang keluar dari mulut dapat didengar, dicerna, dan diterima dengan baik oleh siapapun,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya pengamalan Dasa Darma dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat berada di bumi perkemahan, termasuk kemampuan menerima kondisi alam apa adanya.

“Kita masih bagus. Persoalan air sudah menjadi persoalan nasional. Salah satu latihannya adalah bagaimana peserta bisa menguasai ekonomi dan menerima kondisi yang ada,” jelasnya.

Malam unggun berlangsung dalam suasana gembira. Kobaran api unggun diharapkan menjadi simbol semangat untuk mengamalkan Dasa Darma dan Satya Pramuka.

“Kesehatan tetap dijaga, kekompakan dan kedisiplinan harus dipertahankan. Ikuti aturan yang telah ditetapkan dalam Raimuna. Kita saling mengingatkan agar pramuka bisa menekan emosi dan dapat bermanfaat di tengah masyarakat,” tutup Ahmadi.