DPRD Lotim Mengingatkan Pejabat Lotim, Menjadikan Kasus OTT Lobar Jadi Pelajaran

Keterangan foto: Murnan anggota DPRD Lotim dari PKS

LOTIM LOMBOKita – Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur Murnan menyebut kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Lombok Barat harus menjadi peringatan “warning’ bagi seluruh penyelenggara pemerintahan di Lotim.

“Kasus OTT di Lobar jadi warning kita di Lotim,” Ucap Murnan di kantor DPRD Lotim, dari Partai PKS,.

Mantan Ketua DPRD Lotim ini mengatakan KPK selama ini sudah sering memberikan arahan kepada eksekutif dan legislatif di Lombok Timur agar menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

Arahan itu, kata dia, bertujuan agar tidak ada tindakan atau pelanggaran yang berimplikasi hukum di kemudian hari.

“Kuncinya ikuti arahan KPK saja,” pintanya seraya menegaskan apa yang disampaikan KPK harus dipedomani oleh seluruh jajaran pemerintah daerah dan DPRD.

Murnan juga menambahkan agar Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus meningkatkan hasil survei dan penilaian dengan melakukan pengelolaan keuangan yang baik serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Pemerintah pusat menjadi pedoman bagi kita di daerah,” tandasnya.

Ia berharap dengan menaati aturan dan arahan dari KPK, penyelenggaraan pemerintahan di Lombok Timur dapat berjalan bersih, akuntabel, dan terhindar dari persoalan hukum.