19 SD di Lotim Tanda Tangan PKS Revitalisasi Tahap 2 Gelombang 3 di Surabaya

Keterangan foto: Para kepala sekolah asal Lotim melakukan penandatanganan kerjasama dengan kementerian untuk revitalisasi sekolah

LOTIM LOMBOKita – Sebanyak 19 Sekolah Dasar di Kabupaten Lombok Timur mengikuti Bimbingan Teknis dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama PKS program revitalisasi sekolah APBN Tahap 2 Gelombang 3 bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Kegiatan berlangsung di Hotel Mercure Surabaya, Rabu – Sabtu (22–25/7/2026).

Sebelumnya, puluhan TK di Lombok Timur juga telah menandatangani PKS bantuan revitalisasi Tahap 2 Gelombang 2 di Kuta, Bali.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Nurul Wathoni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian dan Komisi X DPR RI atas kepedulian terhadap peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah di Lombok Timur, baik negeri maupun swasta.

“Bukti bahwa pemerintah dan Dikbud Lombok Timur tidak membedakan sekolah negeri maupun swasta. Karena sekolah negeri dan swasta memiliki tugas yang sama dalam mendidik putra putri bangsa untuk semakin cerdas dan berkemajuan,” ujarnya.

Wathoni menegaskan program revitalisasi ini menggunakan skema swakelola. Anggaran ditransfer langsung oleh Kementerian ke rekening sekolah tanpa melalui Dikbud maupun Pemda. Termasuk Pejabat Pembuat Komitmen PPK juga berada di Kementerian.

“Penandatanganan PKS nya langsung dilaksanakan pihak sekolah dengan pihak kementerian. Lokasinya juga ditentukan sendiri oleh Kementerian,” jelasnya.

Ia menyebut program revitalisasi merupakan program prioritas Presiden yang berdampak luas. Selain meningkatkan mutu sarana, juga memberi dampak ekonomi di daerah dan memberikan semangat bagi warga sekolah untuk belajar dengan lebih tenang dan nyaman.

“Peran kami di Dinas hanya mengawal usulan melalui Dapodik oleh sekolah sendiri dan melakukan monitoring. Pelaksanaan dan sistem kerjanya sudah dikontrol dan dikawal berbagai pihak yang ditetapkan Kementerian, mulai dari Itjen dan lainnya. Insya Allah hasilnya bagus karena Kementerian sudah sangat detail mengatur dan mengawasi pelaksanaannya,” tegas Wathoni.

Hingga Tahap 2 Gelombang 3 ini, total sekolah di Lombok Timur yang terpanggil untuk revitalisasi baik dari usulan reguler maupun pokok pikiran Pokir DPR RI sudah mencapai 100 sekolah yang telah mengikuti zoom dan verifikasi.

Wathoni berharap jumlahnya terus bertambah. Ia juga mengingatkan satuan pendidikan yang terpanggil di tahap berikutnya agar segera melengkapi dokumen.

“Kalau kurang dan tidak sesuai, pihak Kementerian langsung melakukan penolakan walaupun sudah ikut zoom dan seterusnya,” pungkasnya.