Bupati Haerul Warisin Sampaikan LKPJ APBD 2025: Lotim Raih WTP Ke 10 Kali, Pendapatan Lampaui Target Rp3,478 Triliun

Keterangan foto: Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin di dampingi Ketua DPRD Lotim M Yusri usai rapat paripurna penyampaian LKPJ APBD 2026

LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menghadiri Rapat Paripurna ke-1 Masa Sidang III Tahun 2026 DPRD Lombok Timur, Selasa (30/6), di Rupatama DPRD. Agenda paripurna adalah penyampaian penjelasan Kepala Daerah atas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Lombok Timur Tahun Anggaran 2025.

Bupati Iron, salam sambutannya dihadapan anggota DPRD Lotim, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas suksesnya rangkaian 1 Muharram 1448 H. Mulai dari pawai Ta’aruf 1.448 dulang tembolak beak, doa akhir-awal tahun, hingga festival Muharram dengan musisi lokal dan nasional berjalan tertib dan aman.

Bupati juga mengumumkan capaian keuangan daerah. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan NTB yang diserahkan 25 Mei 2026, Pemkab Lombok Timur kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP atas LKPD 2025.

Kinerja keuangan 2025 disebut menunjukkan tren positif. Dari target pendapatan Rp3,436 triliun, Pemda merealisasikan Rp3,478 triliun lebih atau 101,22%.diantaranya,
1. pendapatan Transfer: Rp2,900 triliun atau 101,69% dari target Rp2,852 triliun.
2. PAD: Rp550,891 miliar atau 98,98% dari target Rp556,578 miliar.
3. Lain-lain Pendapatan Sah: Rp26,664 miliar atau 97,32% dari target Rp27,399 miliar.

Di sisi belanja, total terserap Rp3,404 triliun atau 98,46% dari pagu Rp3,457 triliun. Dominasi belanja ada pada Belanja Operasi Rp2,646 triliun (99,43%), Belanja Transfer ke Desa Rp459,085 miliar (99,81%), Belanja Modal Rp292,893 miliar (89,15%), dan Belanja Tidak Terduga Rp5,413 miliar (77,34%).

Untuk pembiayaan, penerimaan Rp105,880 miliar (96,82%) dan pengeluaran Rp75,762 miliar (85,60%). Hasilnya, Pemkab mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau SiLPA sebesar Rp104,334 miliar.

Berdasarkan Neraca per 31 Desember 2025, total aset Pemkab Lotim Rp5,201 triliun. Terdiri dari Aset Tetap Rp4,611 triliun, Investasi Jangka Panjang Rp287,730 miliar, Aset Lancar Rp219,047 miliar, Aset Properti Investasi Rp50,285 miliar, dan Aset Lainnya Rp32,764 miliar.

Paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD M. Waes Al Qarni dan dihadiri Ketua serta 33 anggota dewan, Forkopimda, dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Lombok Timur.