Kemarau, BPBD Lotim Genjot Mitigasi Bencana di 3T
LOTIM LOMBOKita – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur melakukan antisifasi dini musim kemerau, dengan menggenjot mitigasi bencana. kegiatan mitigasi fokus di wilayah 3T ( terluar, terdepan, dan tertinggal).
“BPBD telah dan tengah melakukan pelatihan mitigasi bencana, fokus di tiga T, yaitu terluar terdepan dan tertinggal. Peserta mitigasi melibatkan warga setempar, ” Ucap Kepala Pelaksana harian ( Kalakhar) BPBD Lombok Timur L Mulyadi.
Dikatakan Mulyadi, kegiatan pelatihan mitigasi bencana ini dilakukan dengan menggandeng BMKG Stasiun Klimatologi Mataram. Menyasar wilayah yang kerab menjadi langganan bencana, seperti di wilayah utara ( Sambelia) dan wilayah selatan ( Jerowaru).
“Kita bersama BMKG melatih pemuda dan warga setempat sebagai tim petugas siaga bencana desa, dan masyarakatpun menyambut antusias kegiatan ini, ” Jelasnya. Dilatihnya warga setempat dengan harapan ketika terjadi bencana para pemuda dan warga yang telah dilatih langsung sigap.
Dikatakan Mulyadi, pelatihan ini disegerakan sebagai langkah awal melakukan antisifasi. “Jangan sampai nanti bencana itu datang baru pelatihan, sehingga kita berikan pelatihan sebelum bencana,” tegasnya.
Tujuan pelatihan ini, sebut Mulyadu, agar masyarakat mandiri agar masyarakat lebih sigap memberikan pertolongan pertama saat bencana, selaian kesiapan darin. BPBD sendiri, baik itu kesiapan kantor, SDM, dan peralatan.
Lebih lanjut Kalakhar BPBD Lotim mengatakan, meski prediksi BMKG puncak kemarau Agustus mendatang, saat ini laporan kekeringan sudah masuk dari masyarakat beberapa desa di kecamatan Jerowaru.
“Memang saat ini di wilayah tengah belum terlalu terasa, tetapi kalau di selatan ini sudah masuk. Dan bantuan air bersihpun telah di droping,” Sebutnya.
Untuk droping air bersih ini, Tak hanya dilakukan oleh BPBD, tetapi ada juga droping air bersih dari organisais,
perguruan tinggi, TNI-Polri, dan dunia usaha.
“Saat ini juga BPBD sedang memetakan kebutuhan dan lokasi kekeringan, agar bantuan tepat sasaran.” katanya. Seraya mengaku, untuk. Pemenuhan air bersih warga pun telah ditangani PDAM.
lebih lanjut L Mulyadi menambahkan,
BPBD Lotim juga akan menggelar kegiatan lounching mitigasi bencana inklusif bersama seluruh provinsi yang memiliki gunung berapi, termasuk Gunung Rinjani.
” di bulan Oktober mendatang kita juga akan melouncing kegiatan mitigasi inklusif bencana gunung berapi, bersama provinsi yang memiliki gunung berapi, ” Sebutnya.
