Valentino Rossi Percaya Diri Tapi Belum Yakin Juara Dunia MotoGP
Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku kesuksesan meraih podium di MotoGP Qatar memberikan tambahan motivasi. Rossi membuktikan masih bisa bersaing dalam perburuan gelar juara.
Rossi kerap dianggap terlalu tua untuk bersaing di MotoGP karena telah berusia 39 tahun. Kebanyakan pebalap seangkatan Rossi telah memutuskan untuk pensiun.
“Sejujurnya saya tidak terlalu bersemangat meraih podium karena melewati fase itu 10 tahun lalu. Namun, kali ini bisa menjadi pembuktian orang-orang yang menganggap saya terlalu tua,” ujar Rossi kepada Motorsport.com.
“Satu di antara beberapa masalah saya adalah fisik yang terlalu tua. Namun, saya yakin dapat bersaing seperti 10 tahun lalu jika berlatih lebih keras dan cepat hingga akhir,” lanjutnya.
Valentino Rossi diyakini termotivas menyamai rekor pebalap legendaris Italia lainnya, Giacomo Agostini. Saat ini, Rossi mengoleksi tujuh gelar MotoGP, tertinggal satu gelar dari Agostini.
Tidak Yakin Juara Duania
Meraih gelar ke-10 selalu menjadi target ambisius Valentino Rossi. Karena hal itu pula ia setuju memperpanjang kontraknya bersama Yamaha hingga musim 2020. Karenanya, podium MotoGP Qatar 2018 bisa menjadi modal bagus The Doctor.
Bagi sebagian kalangan, sukses Valentino Rossi merebut podium ketiga adalah pertanda bahwa sang pembalap bisa tampil kompetitif sepanjang musim ini. Namun, Rossi justru merasa sebaliknya. Podium MotoGP Qatar belum bisa memberikan keyakinan bagi pembalap Italia tersebut.
“Saya dalam kondisi bagus. Kaki saya sudah lebih baik dalam beberapa pekan terakhir. Tapi, terlalu dini untuk mengatakan apakah saya bisa memperjuangkan gelar atau tidak,” tutur Rossi, dilansir Tuttomotoriweb.
