Bupati Iron, Di Era Digital ASN Harus Melek Digitalisasi
LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin mengajak seluruh ASN yang merupakan anggota Korpri untuk mengikuti perkembangan zaman yang bersifat digitalisas,
” sekarang ini era digital. ASN harus melek digital, jangan kalah sama Sismed,” ucapnya. Saat pengukuhan Pengurus Korpri Lotim, dipendopo Bupati, Rabu (13/5).
Menurut Iron panggilan akrab Haeruk Warisin, di era digital saat ini, para ASN tua memang tak mungkin menyaingi anak anak muda, yang selama ini menggeluti digital tersebut, tetapi paling tidak para ASN yang notabene anggota Korpri melek digital.
Selain itu. Iron mengajak seluruh ASN untuk ikut serta mensukseskan misi visi Bupati dan wakil Bupati. Yang tertuang dalam program SMART, agar dikawal dengan baik.
” ketika ASN menjadi pimpinan OPD, ketika ada program ke masyarakat, agar dikawal dengan baik,” katanya,seraya meminta jiwa korsa ditunjukkan dalam mendukung dan jalankan program misi visi.
Menurut Iron, bagaimana kepengurusan Korpri sekarang membawa perubahan kedepannya, dengan menunjukman solidaritas antar lembaga tetap terjaga.
“Sekarang bagaimana ASN atau Korpri dapat menjadi panutan masyarakat, ternasuk bagaimana pengurus bisa mensejahterakan anggota,” sebutnya
“Jangan korpri muncul hanya saat study banding, hal ini sekarang sudah tak berlaku, tapi bagaimana menjadi contoh bagi masyarakat dan anggota,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu juga. Ketua DPC Gerindra Lotim ini, mengatakan dirinya, hingga saat ini tak menemukan ada pejabat yang memegang jabatan di pemerintahan pusat. Sehingga kesulitan ketika berkunjung ke salah satu kementerian, tidak ada yang ditemui,beda dengan daerah lain,
” saya bebaskan ASN Lotim yang mau pindag ke provinsi maupun ke pusat dan memegang jabatan, saya dukung,” katanya.dengan tujuan agar dapat berkomonikasi, terutama dalam hal membantu daerah terkait program yang ada di kementerian dialihkan ke Lotim.
Apalagi dirinya dalam menjalankan tugas, selalu bekerja cepat. Dan hal ini juga harus mampu diikuti para pejabat yang ada di Lotim.
” sekarang ini saya kerja cepat, kebih cepat bergerak dari berpikir,” sebutnya,seraya mengatakan, dirinya memberikan kesempatan kepada pimpinan OPD selam 6 bulan. Apakah mampu mengikuti gerakan atau tidak
” saya berharap jadilah ASN yang memiliki gerakan cepat dan fokus saat bekerja ” katanya. Jangan pernah mendengar ocehan orang yang tidak terlatih, yang penting bekerja untuk Lombok Timur yang angka kemiskinannya 14 persen.
” siapa lagi yang akan membanyu kalau bukan ASN,” pungkasnya.
