PKB Bagikan Mandat Politik ke Calon Kepala Daerah
LOMBOKita – DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyerahkan mandat politik kepada sejumlah calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan didukung dalam Pilkada 2018.
“Mandat politik PKB ini intinya politik rahmatan lil alamin, artinya politik kasih sayang bagi alam semesta, yakni keseimbangan hubungan terhadap Tuhan, manusia dan alam harus dijaga,” ujar Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam acara Penyerahan Mandat Politik PKB untuk calon kepala daerah di Kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat.
Sejauh ini PKB telah menetapkan 10 calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusungnya dalam Pilkada 2018.
Nama-nama itu antara lain Lukman Edy-Asri (Provinsi Riau), Arinal Djunaidi-Chusnunia (Lampung), Saifulah Yusuf (Jatim), I Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha (Bali), Marianus Sae-Emelia Julia Nomleni (NTT), Moh Suhaili-Muh Amin (NTB), Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (Sulsel), Murad Ismail-Barnabas Orno (Maluku), Burhan Abdurahman-Ishak Jamaluddin (Maluku Utara), Lukas Enembe-Klemen Tinal (Papua).
Seluruh calon atau perwakilan yang hadir diminta menandatangi mandat politik tersebut.
Dalam kesempatan itu Cak Imin juga menyampaikan akademik politik kebangsaan yang didalamnya menyangkut mandat ekonomi PKB.
Mandat ekonomi PKB antara lain seluruh calon harus senantiasa berkontribusi atas pertumbuhan ekonomi nasional.
Caranya dengan menjaga tingkat inflasi daerah berada di level aman, mengatasi pengangguran dan kemiskinan, mempersempit tingkat kesenjangan sosial, hingga menjadi fasilitator dan mediator atas kesenjangan yang ada, serta memperluas pelaku ekonomi.
