Warga Lotim, Baru 50 Persen Aktif Bayar Pajak Kendaraan
LOTIM LOMBOKita – Kepatuhan masyarakat Lombok Timur membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) terbilang masih rendah.dari data yang ada kepatuhan warga Lotm membayar pajak kendaraan roda dua maupun Empat mencapai 50 persen.
” Sekala NTB potensi pajak PKB di Lombok Timur terbilang paling besar. Tetapi yang rajin mebayar pajak kendaraan baru sekitar 45 sampai 50 persen, ” ungkap Wakil Bupati Lombok Timur HM Edwin Hadiwijaya, disela menghasiri sosialiasi pajak kendaraan di Gedung Wanita, Selasa (2/9).
Dikatakan Edwin Untuk memaksimalkan pendapatan daerah dari PKB, pihaknya akan memanfaatkan berbagai potensi yang ada untuk terus digarap. Tidak hanya pajak kendaraan masyarakat ,tetapi juga kendaraan dinas (Randis) milik pemerintah juga harus tepat waktu membayar pajak.
“Untuk Randis ini, kita terus melakukan pendataan Randis yang tidak bayar pajak, baik itu Randis yang ada di kabupaten, kecamatan maupun desa,” katanya. Dan sosialisasi terus digiatkan
Berkaitan dengan pendapatan dari pungutan PKB yang masuk ke Lombok Timur terbilang cukup besar . Di Bulan Agustus ini di wilayah Kota Selong nilainya mencapai angka 4 Miliar. Dan sampai akhir tahun secara keseluruhan ditargetkan diangka Rp. 77 miliar.
” Opsen PKB yang kita terima masuk ke kas darah. Presentasi nya kita dapat 66 persen ke Provinsi 34 persen ” sebutnya.
Lebih lanjut disampaikan saat ini tempat pembayaran PKB di Lombok Timur baru ada di sembilan titik. Untuk itu Pemda Lombok Timur akan terus berupaya untuk menambahkan lokasi pembayaran PKB ini guna mempermudah masyarakat.
“Kita upayakan supaya ada di setiap kecamatan. Dari 66 persen yang kita dapatkan melalui sosialisasi ini kita harap bisa naik 10 persen ” tandasnya.
