Warga Lombok Timur Mudik akan Dijemput Tim Medis
LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) membentuk posko kesehatan dan tim penjemputan di tiga titik utama pintu masuk, yakni di Bandara Internasional Lombok, Pelabuhan Kayangan, dan Pelabuhan Lembar. Hal itu untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona ke daerah itu.
“Perhatikan faktor keselamatan para petugas maupun kenyamanan warga yang dijemput,” pesan Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy pada pertemuan dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di pendopo pupati yang menjadi posko Gugus Tugas, Rabu (1/04/2020).
Bupati meminta agar sarana dan prasarana penjemputan diperhatikan, termasuk petugas penjemputan harus dilengkapi dengan Alat Pelidung Diri (APD) standar.

Sedangkain terkait data dan informasi, menurut Bupati, harus terus diperbarui dan terkontrol serta disampaikan kepada masyarakat dan media melalui juru bicara Gugus Tugas yang telah ditunjuk.
Wakil Ketua I Dandim 1615 Lombok Timur, Letkol Inf. Agus Prihanto Donny dan Wakil Ketua II Kapolres Lombok Timur, AKBP Tunggul Sinatrio turut menjelaskan kesiapan yang dilakukan oleh tim masing-masing, baik kesiapan petugas, armada penjemputan, petugas pengawalan dan Satuan Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan untuk petugas posko yang standby selama 24 jam.
“Penjemputan melalui BIL, masyarakat diangkut dengan kendaraan bus menuju posko, apabila ada gejala dan masuk kategori Orang dalam Pemantauan (ODP) akan masuk karantina di Rusunawa Labuhan Lombok,” katanya.
Dan apabila tidak ada gejala, mereka diarahkan ke rumah masing-masing dan masuk menjadi kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).
