Warga: Layanan Petugas BPJS Melampaui Harapan
LOMBOKita – Transformasi mutu layanan menjadi salah satu fokus utama BPJS Kesehatan di tahun 2023.
Oleh karena itu, upaya untuk meningkatan kualitas dan mutu layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus dioptimalkan melalui pendekatan dengan memberikan pelayanan yang mudah dan memuaskan kepada peserta JKN, sehingga seluruh peserta merasakan pengalaman yang ramah, tidak ribet, dan tidak diskriminatif baik pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan maupun di fasilitas kesehatan.
Hal inilah yang dirasakan oleh Nisnaini (30), salah satu peserta JKN warga Kabupaten Lombok Timur ketika ia ingin melakukan pendaftaran peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Ia merasakan pelayanan yang begitu prima oleh masing-masing petugas, termasuk mulai dari petugas keamanan sangat terbuka. Keramahan dan edukasi yang informatif begitu kental terasa sehingga menambah kenyamanan dalam pelayanan sampai proses pendaftaran selesai.
“Disambut senyum ramah satpam saat pertama saya sampai di Kantor BPJS Kesehatan ditambah sikap sopan, ditanyakan apa kebutuhan saya. Satpam sangat informatif sekali, dijelaskan secara perlahan dan berurutan tentang pendaftaran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), bahkan sampai dibantu cara pengisian formulirnya. lalu diarahkan ke petugas yang ngecek berkas dan dijelaskan juga langkah mudah daftar autodebit melalui Aplikasi Mobile JKN,” kata Aini.
Awalnya, Aini mengira dari cerita-cerita atau kabar burung yang ia dengar jika pelayanan BPJS Kesehatan antre berjam-jam, lama dan kurang cepat dalam dilayani. Ternyata itu semua salah.
Dia menilai, pelayanan yang diberikan sangat baik, ramah dan informatif. Ruang tunggu pelayanan juga sangat nyaman, dingin dan wangi. Walaupun dia mendaftar menjadi peserta JKN kelas tiga, tetapi tidak ada diskriminatif sama sekali. Tetap dilayani dengan baik dan ramah dari satpam hingga petugas frontliner.
“Ucapan terima kasih saya kepada pak satpam dan petugas BPJS Kesehatan Cabang Selong yang sudah sangat luar biasa memberikan layanan terbaiknya kepada saya yang baru mendaftar sebagi peserta JKN. Saya juga berharap, BPJS Kesehatan selalu memberikan pelayanan yang ramah, informatif, tidak berbelit dan tidak diskriminatif. Selalu inovatif memberikan pelayanan yang cepat kepada seluruh peserta JKN yang membutuhkan pelayanan baik pelayanan di kantor BPJS maupun di rumah sakit,” imbuhnya.
Dihubungi secara terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Gusti Ngurah Catur Wiguna menjelaskan, satpam merupakan pintu gerbang pelayanan yang dihadirkan. Artinya, terdepan dalam memberikan pelayanan kepada peserta JKN sebelum mendapatkan pelayanan administrasi oleh petugas fronliner.
Mereka bertugas menjalankan fungsi identifikasi kebutuhan peserta JKN. Oleh karena itu, seluruh satpam yang kami miliki telah dibekali tentang regulasi sesuai standar pelayanan yang ada di BPJS Kesehatan.
“Untuk meningkatkan mutu layanan kami kepada peserta JKN, BPJS Kesehatan telah memberikan keseragaman pemahaman terkait standar pelayanan peserta serta terus memberikan pelatihan berupa roleplay yang rutin dilakukan demi terjaganya standar pelayanan prima kepada peserta. Sudah ada standar pelayanan prima yang dilakukan satpam dan kami lakukan evaluasi berkala dari segi petugas dan sarana prasananya sehingga dapat melayani peserta JKN secara optimal,” katanya.
Selain itu, lanjut Catur, transformasi mutu layanan kepada peserta JKN terus kami tingkatkan. pihaknya mengembangkan beragam inovasi untuk memberikan kemudahan akses bagi peserta JKN salah satu dengan terus memberikan layanan ke tempat-tempat yang belum bisa tersentuh oleh pelayanan digital melalui kegiatan Mobile Customer Service (MCS).
“Untuk Layanan Digital Peserta JKN silakan mengakses Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, Chat Asisstant JKN (CHIKA) hingga Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA). Selain itu, kami juga memperhatikan kenyamanan dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai,” tutupnya.
