Wakil Ketua DPRD Loteng Mayuki Minta Pemda Serius Kelola Parkir
LOMBOKita – Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, H. Mayuki menyoroti minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sumber pajak parkir dan parkir.
Mayuki menilai, Pemda Lombok Tengah belum serius mengelola sumber PAD yang berasal dari pajak parkir dan retribusi parkir. Terutama di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.
“Kita minta Pemda lebih serius terkait hal ini karena pajak dan retribusi parkir bisa menjadi sumber PAD yang potensial jika dikelola dengan baik,” ungkapnya, Selasa (14/3/2023).
Mestinya, kata politisi PPP ini, Pemda Loteng harus lebih jeli melihat berapa penghasilan dari titik-titik sumber pajak parkir tersebut, sehingga bisa ditentukan berapa yang harus di setorkan ke Pemda.
Mayuki menyontohkan, parkiran RSUD Praya kalau dilihat sehari saja bisa berapa ratus kendaraan yang parkir disana dan Pemda hanya dapat Rp 1 Juta per bulan.
“Ini kan harus dikroschek lagi di tempat tersebut sehingga Pemda bisa menghitung berapa kewajiban pajak parkirnya,” tegasnya.
Ia menambahkan, lokasi lokasi parkir pribadi semisal di SMAN 1 Praya, SMAN 4 Praya dan lain lain harus dilirik juga oleh Pemda dan dibuatkan regulasi agar ditarik juga pajak parkirnya.
“Kedepan, Pemda harus memaksimalkan potensi lokasi lokasi yang bisa menjadi PAD dari pajak parkir,” tutupnya.
