Tak Terima Rambut Anaknya Dipotong, Orang Tua Siswa SMPN 2 Labuhan Haji Bikin Status Begini di Medsos
LOMBOKita – Hati hati bermedos, jangan sampai menjadi petaka bagi diri sendiri, seperti yang dilakukan salah seorang orang tua siswa di SMPN 2 Labuhan Haji,Lombok Timur. Dia membuat status di media sosial facebook dengan kata-kata tak terpuji hanya lantaran rambut anaknya dicukur oleh salah seorang guru karena rambutnya panjang.
Informasi yang dihimpun, sebelum pihak sekolah memeriksa kerapian dan disiplin siswanya, jauh sebelumnya telah mengingatkan para sisnya, hanya saja apes bagi oknum siswa yang ibunya marah tersebut, saat pemeriksaan dilakukan rambutnya dijumpai masih panjang, dan rambutnya terpaksa dipotong.
Melihat rambut anaknya terpotong sebagian, ibu tersebut langsung marah, bahkan sampai mendatangi sekolah untuk melakukan komplin.
Meski telah diberikan penjelasan oleh pihak sekolah, terkait maksud dan tujuan sekolah menertibkan siswanya tidak boleh gondrong, justru ibu siswa tersebut membuat status di media sosial facebook dan menjadi viral.
Kepala SMPN 2 Labuhan Haji, Mustarif saat dikonfirmasi membenarkan adanya, komplin yang dilakikan oleh salah seorang ibu dari siswanya, marah lantaran rambut anaknya dipotong saar razia sekolah, bahkan kemarahannya diumbar di media sosial, apa lagi tulisan dalam statusnya tidak enak dibaca
“Kita sudah jelaskan maksud dan tujuan kepada ibu siswa itu, bahkan hari ini kami akan melakukan mediasi di kantor desa Labuhan Haji untuk menyelesaikan kasus tersebut,” katanya singkat.
