Tak Hanya Kelola Bandara, InJourney Airports Perkuat Konservasi Bahari demi Jaga Keindahan Lombok”
LOMBOKita – InJourney Airports menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program Konservasi Bahari yang tidak hanya berfokus pada pelestarian ekosistem laut, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
Dalam sambutannya, GM Bandara Internasional Lombok, Aidhil Philip Julian, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan implementasi dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-14, yakni menjaga dan melestarikan ekosistem laut, sekaligus sejalan dengan Asta Cita pemerintah.
“Sebagai eksekutor berbagai program pemerintah, InJourney Airports berkomitmen menyelaraskan aspek lingkungan, alam, dan budaya melalui program Konservasi Bahari,” ujar Aidhil.
Ia mengungkapkan, pada tahun sebelumnya InJourney Airports telah menyerahkan satu unit kapal patroli pesisir yang tidak hanya dimanfaatkan untuk menjaga kawasan konservasi, tetapi juga diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan pariwisata di kawasan Pantai Nipah.
Aidhil Philip Julian berharap keberadaan kapal tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok masyarakat setempat sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan kawasan konservasi dengan biaya yang terjangkau, sekaligus meningkatkan pendapatan warga.
Selain penyediaan kapal patroli, program konservasi yang dijalankan juga meliputi transplantasi terumbu karang, penyediaan sarana dan prasarana edukasi lingkungan, serta dukungan perlengkapan operasional bagi kelompok pengelola kawasan.
InJourney Airports juga memberikan perhatian terhadap rehabilitasi fasilitas semi alami untuk penyu sebagai bagian dari upaya edukasi konservasi kepada masyarakat dan wisatawan.
Menurutnya, keindahan Lombok merupakan aset yang harus dijaga bersama, bukan hanya sebagai anugerah alam, tetapi juga melalui peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam melestarikannya.
Ke depan, kata Aidhil, InJourney Airports memastikan program tanggung jawab sosial perusahaan tidak hanya berfokus pada konservasi bahari, tetapi juga akan diperluas ke berbagai program konservasi lain yang mendukung kelestarian lingkungan, alam, dan budaya di Nusa Tenggara Barat.
