Stok Daging Sapi dan Ayam Jelang Idul Fitri di Lotim Aman
LOTIM LOMBOKita – Ketersediaan daging ayam dan sapi menjelang lebaran di Lombok Timur terpenuhi dan aman, ” Lotim surplus ketersediaan daging ayam dan sapi,” ungkap Masyhur Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lombok Timur.
Disebutkan Masyhur, perhari pemotongan ayam di Lotim capai 10 ribu perharinya. ” populasi ayam di Lotim cukup besar,” katanya. Untuk satu perusahaan peternakan saja memiliki stok capai lima sampai enam juta ekor. ” tak hanya daging yang mencukupi kebutuhan untuk kebutuhan masyarakat, begitu juga stok telur ” ucapnya.
Melihat ketersedian stok yang ada, menurut Kadis, Lotim tidak akan alami kekurangan, termasuk juga untuk daging sapi
” Meskipun populasi sapi di Lotim lebih sedikit dibanding Sumbawa, produksi daging kita termasuk yang tertinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB),” ujarnya.
Disebutkannya, Untuk kebutuhan daging sapi, jumlah pemotongan per hari bervariasi tergantung permintaan. produksi daging sapi mencapai 18 ton perhari,untuk perhari pemotongan sapi bisa mencapai 100 hingga 150 ekor.
Apalagi Lotim memiliki
Banyak jagal (penjual daging) di yang mengirim daging ke daerah lain, seperti Kota Mataram. Pasar-pasar di Mataram seperti Pasar Bertais Sueta, Cakranegara, dan Kebon Roek Ampenan banyak dipasok dari Lotim.
Untuk harga daging, dikatakan Masyhur masih stabil, karena pemerintah dan para jagal memiliki kesepakat, untuk harga daging ayam tidak boleh dijual di atas Rp 120 ribu per ekor, sedangkan untuk daging sapi, harga berkisar antara Rp 70-80 ribu per kilogram. untuk daging yang masih bercampur tulang.
Meskipun demikian, harga di pasar hewan kadang lebih tinggi karena penjual dan pengusaha di pasar memiliki kebebasan untuk menetapkan harga di atas ketentuan yang disepakati pemerintah dengan jagal.
“Kami terus memantau ketersediaan stok dan harga di pasaran untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan daging, terutama menjelang Idul Fitri,” tambah Masyhur.
Dengan kondisi ini, masyarakat Lotim dan sekitarnya dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa khawatir akan kekurangan pasokan daging.
Keberhasilan Lotim dalam menjaga stok daging ini tidak lepas dari kerja sama antara pemerintah, peternak, dan para jagal. Diharapkan, kondisi surplus ini dapat terus dipertahankan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tidak hanya pada momen hari raya, tetapi juga sepanjang tahun.
