Remaja 15 Tahun Mencoba Bunuh Diri Dengan Cara Gantung Diri
LOTIM LOMBOKita – Seorang remaja berinisial MRP (15 tahun) warga Kelurahan Denggen Kecamatan Selong Lombok Timur. Mencoba melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menggantung diri rumah ibunya. Jumat (18/4).
Korban yang masih berstatus pelajar kelas 2 SMP tersebut, mencoba bunuh diri diduga gara gara dimarahi orang tuanya karena merusak sepeda listrik milik adiknya. Dan korbanpun mengurung diri di dalam kamar,bahkan menolak pergi sekolah. Kemarahan korban memuncak ketika meminjam sepeda motorpun di tolak, sehingga memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya menggunakan tali nilon yang diikatkan di kayu usuk.
Kasus gantung diri korban ini, pertama kali dilihat oleh sepupunya yang berumur 10 tahun.yang baru pulang dari wilayah Labuham Haji, melihat korban tergantung saksi kaget dan langsung berteriak memanggil keluarganya yang ada di rumah.
Pihak keluargapun yang mendengar teriakanpun langsung mendatangi suara teriakan, dan beramai ramai menurunkan korban dari gantungan. Karena dilihat masih bernafas korbapun dilarikan ke Puskesmas l,karena keterbatasan peralatan korbandi rujuk ke rumah sakit Dr Soejono Selong untuk mendapat perawatan intensif.
Kapolsek Selong Iptu Hadi melalui Kasi Humas AKP Nicolas Osman yang di konfirmasi membenarkan adanya laporan kasus percobaan bunuh diri tersebut,
” anggota telah mendatangi TKP dan melakukan olah TKP, termasuk.melakukan visum,”katanya
Kasus percobaan bunuh diri ini menurutnya, dilatar belakangi kurang mendapat perhatian orang tua. Termasuk kerap keinginnan korban diabaikan. Perhatian prioritas adiknya.
” orang tua perlu memberikan perhatian khusus terhadap korban,”pesannya.
