Puluhan Warga Paokmotong Lakukan Penolak KIHT Broperasi Berdasarkan PTUN Mataram

LOTIM LOMBOKita – Puluhan masyarakat Paok Motong Kecamatan Masbagik Lombok Timur, yang menolak pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) melakukan aksi demonstrasi termasuk menduduki kantor, mereka tetap menolak.keberadaan KIHT,sebagaimana hasil gugatan yang dilakukan ke PTUN, meski telah di lakukan perubahan nama menjadi kawasan Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT),

Aksi puluhan warga Senin (3/9) dari siang hingga malam, bahkan mengancam menduduki kantor KIHT hingga pagi, hingga Bupati Lotim datang menemui pendemo,namun rencana tersebut urung dilakukan, setelah negosiasi yang dilakukan aparat kepolisian bersama Bakesbangpoldagri Lotim

Koordinator Forum Masyarakat Paok Motong Menolak KIHT, Lalu Handani, menegaskan bahwa tujuan aksi ini untuk menolak KIHT broperasi berdasarkan hasil PTUN Mataram.

“Tujuan kita, ingin KIHT ini tidak dilanjutkan beroperasi. Sebagaimana hasil Putusan PTUN Mataram, yang membatalkan KIHT ini di wilayah Paok Motong,” ucapnya.

Menurutnya, pergantian nama KIHT menjadi APHT merujuk aturan terbaru, PMK No 22 tahun 2023, belum bisa menguatkan untuk bertahan beraktivitas. Sebab, kata dia, Peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor 40/M-IND/Per/7/2016, dan peraturan Pemerintah RI Nomor 142 tahun 2015, masih berlaku.

“Hanya ganti casing (nama_red) saja, aktivitasnya sama saja pabrik rokok, memproduksi rokok dan menimbulkan limbah,”cetusnya.

Lalu Handani menambahkan apabila permintaan masyarakat tidak diindahkan atau tidak ada kejelasan dari Pemkab Lotim, akan melakukan perlawanan baik melalui aksi dan jalur hukum.

Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur, Mustafa mengatakan akan sampaikan apa yang menjadi permintaan dari pihak forum masyarakat Paokmotong yang ingin bertemu dengan Bupati agar dapat penjelasan langsung.

Kehadiran pihaknya bersama aparat kepolisian, hanya menjalankan tugasnya untuk menjaga kondusitifitas keamanan di wilayah Kabupaten Lotim.

“Kami siap sampaikan kepada Bupati apa yang diingikan dari Koodinator forum yang ingin ketemu dengan Pak bupati,” ujarnya ditemui di lokasi KIHT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini