Pemkab dan Kepolisian KLU Gelar Tabligh Akbar Jelang Pemilu

LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat bersama jajaran kepolisian menghadiri acara tabligh akbar yang berlangsung di halaman Kantor Polres Lombok Utara.

Hadir pada kesempatan itu, Kapolda NTB, Kapolres Lombok Utara, Sekda Lombok Utara, unsur Forkopimda, para Camat, Kepala Desa, NGO, tokoh agama, masyarakat, pemuda serta tamu undangan lainnya.

Acara tabligh akbar ini, menghadirikan Syeikh Al Sayyid Afeefuddin Al Jaelani asal Malaysia untuk memberikan tausyiah. Syeikh mengajak para hadirin untuk memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan bersabar menghadapi keadaan setelah dilanda musibah gempa bumi beberapa waktu lalu.

“Saya meyakini penduduk Lombok adalah orang-orang yang sabar setelah terjadinya musibah. Segalanya datang dari Allah dan kembali kepada Allah,” ucap Syeikh.

Dikatakannya, kesabaran diketahui apabila seseorang setelah mengalami hal yang tidak enak dalam hidupnya, tetapi hatinya tetap berharap penuh dan tidak putus asa, hingga betul-betul mendapatkan hal yang terbaik dari Allah SWT.

Kapolda NTB, Irjen Pol. Drs. Achmat Juri, M.Hum., dalam sambutannya mengatakan kegiatan sangat baik, apalagi saat ini sedang menjalankan tahapan demokrasi Pemilu 2019. Do’a keselamatan untuk bangsa.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa ke polres-polres lainnya, kalau bisa dilaksanakan di tingkat desa juga bagus, untuk menjaga keselamatan bangsa,” imbuhnya.

Sesungguhnya tugas sebagai pewaris bangsa adalah menjaga warisan leluhur yang sudah ada.

“Marilah kita nikmati bersama dan tingkatkan pembangunan untuk mencapai apa yang menjadi cita cita bersama, yaitu melindungi segenap bangsa seluruh Indonesia, memajukan masyarakat umum dan mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelas kapolda.

Sementara itu, Kapolres Lombok Utara AKBP Herman Suriyono, S.IK. MH., pada sambutannya mengungkapkan kegiatan tabligh akbar, zikir dan doa dapat menjadi motivasi untuk membentuk mental, akhlak dan kepribadian tegar, sabar dan tabah disertai iman yang kokoh dalam menghadapi segala bentuk bencana, terutama bencana gempa bumi yang melanda daerah akhir-akhir ini.

“Dengan adanya Tabligh Akbar, jadikan saat yang tepat untuk bertafakkur dan bertadabbur, menemukan hikmah dibalik bencana yang mendera bertubi-tubi,” tandasnya.

Lebih lanjut ditambahkannya, sebagai pelajaran berharga yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk amal bhakti. Kapolres berpesan untuk secara bersama saling menjaga, mempererat dan membina ukhuwah antara sesama.

Acara dilanjutkan dengan forum silaturahmi Kamtibmas yang sebelumnya dilakukan sholat maghrib berjamaah dan santap malam bersama Kapolda NTB dan Al Syeikh Al Sayyid Afeefuddin Al Jaelani.

Adapun Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul yang tak berkesempatan hadir pada kegiatan tersebut, menyampaikan permohonan maaf melalui pemutaran video, karena sedang di luar daerah untuk acara lainnya.

Dalam video singkat tersebut, Bupati Najmul menyampaikan ucapan terima kasih dan petmohonan maaf kepada Al Syeikh Al Sayyid Afeefuddin Al Jaelani dan rombongan, Kapolda, Wakapolda dan seluruh jajaran kepolisian di NTB, Kapolres dan seluruh jajaran Polres KLU serta jamah yang hadir pada acara tabligh akbar.

“Kita bersyukur kepada Allah SWT. Ini adalah acara positif dan memberi motivasi kepada kita untuk terus berikhtiar memperbaiki diri,” tutur bupati.

Acara silaturrahmi dan santap malam berlangsung santai, tampak Sekda KLU Drs. H. Suardi, SH. MH., berdiskusi hangat dengan Kapolda, Kapolres, beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat. Sementara itu Sekretaris Daerah KLU Drs. H. Suardi, MH., menyambut baik ada kegiatan refleksi dalam bentuk Tabligh Akbar, Zikir dan Do’a untuk keselamatan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini