Pembangunan Gedung KDKMP di Lotim Mangkarak, Terkendala Kelangkaan Semen
LOTIM LOMBOKita – Pembangunan gedung Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), terkendala kelangkaan material semen. Dari 127 titik pembangunan KDKMP tahap pertama, baru 41 gedung yang dinyatakan rampung 100 persen.
Komandan Kodim (Dandim) 1615/Lombok Timur Letkol Inf. Hadiyansyah menegaskan pembangunan KDKMP di Lombok Timur tidak mangkrak. Menurutnya, lambatnya progres pembangunan disebabkan keterbatasan pasokan semen.
“Sebenarnya permasalahan KDKMP itu tidak ada yang mangkrak. Namun saat ini pembangunannya terhambat karena kelangkaan material semen,” kata Hadiyansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/10/2026).
Hadiyansyah menjelaskan, pembangunan gedung KDKMP membutuhkan pasokan semen dalam jumlah besar. Sementara itu, ketersediaan material tersebut di NTB saat ini terbatas.
“Progresnya lambat, dihadapkan dengan material yang langka. Karena di NTB ini butuh banyak material, sedangkan penyedianya atau pemasoknya terbatas,” ujarnya.
Dari total 127 KDKMP tahap pertama yang pembangunannya telah berjalan, baru 41 titik yang mencapai progres 100 persen. Pihaknya memastikan pembangunan akan terus dipacu untuk mengejar ketertinggalan progres.
“41 titik. Jadi, masih setengahnya yang belum selesai. Tapi tidak ada istilah mangkrak. Perlu ditegaskan tidak ada istilah mangkrak. Kita tetap akan mengejar progresnya,” tegasnya.
Untuk mempercepat pembangunan, pihaknya kini berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencari pasokan semen dari luar daerah.
“Jadi kami berupaya untuk mencari persediaan material ini dari luar. Kami komunikasi ke luar, ke rekan-rekan kami di Pulau Jawa sana. Kami pastikan pembangunan akan terus berlanjut,” pungkas Hadiyansyah.
