Pasca Kecelakaan Pendaki Asing, pemkab Lotim Percepat Regulasi Pendakian Rinjani
LOTIM LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mempercepat penyusunan regulasi pendakian ke Gunung Rinjani melalui jalur Sembalun. Pasca terjadinya kasus kecelakaan yang menimpa pendaki asal Swiss, Benedict Marcel, serta Insiden meninggalnya pendaki asal Brasil, Juliana Marins, ketika mendaku Gunung Rinjani.
” Regulasi ini dirancang untuk meminimalisir risiko kecelakaan sekaligus menjaga reputasi daerah,” ucap Bupati Iron panggilan akrab Haerul Warisin.
Karena dengan adanya regulasi ini, keamanan pendaki terjamin. ” Kami ingin mengurangi angka kecelakaan dan menjaga nama baik Lotim sebagai destinasi pendakian yang aman,” sebutnya.
Dikatakan Iron, dalam pendakian selama inu mayoritas korban kecelakaan yaitu pendaki mancanegara. Sebab banyak dari mereka langsung mendaki begitu tiba di Bandara Internasional Lombok (BIL) tanpa istirahat, briefing, atau pemeriksaan kesehatan, tanpa mengetahui yang bersangkutan pendaki pemula atau berpengalaman.
“Karena itu kita ingin para pendaki khususnya mancanegara, mereka istirahat terlebih dahulu di Sembalun sebelum melakukan pendakian,” katanya.
Disebutkan diantara isi Regulasi baru yang sedang disusun tersebut yaitu, mewajibkan bagi pendaki untuk istirahat dan briefing di Sembalun sebelum pendakian, termasuk pemeriksaan kesehatan dan pengalaman pendakian untuk memastikan kesiapan fisik dan teknis.
“SOP Pendakian yang akan dijelaskan petugas terkait, melibatkan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dan tim rescue,” sebutnya.
Bupati mengakui bahwa layanan pemeriksaan kesehatan akan dikenakan biaya, namun pendaki asal Lotim dibebaskan dari pembayaran.
“Wisatawan domestik luar Lotim dan mancanegara akan dikenakan tarif, tapi warga lokal gratis,” tegasnya. Regulasi ini khusus diterapkan di jalur Sembalun (Lotim) dan tidak mencakup rute lain seperti Senaru (Lombok Utara).
Implementasinya akan segera dimulai bersamaan dengan pelatihan vertical rescue dan rapat koordinasi lanjutan.
“Kami ingin Rinjani tak hanya terkenal dengan keindahannya, tapi juga menjamin keselamatan setiap pendaki,” pungkas Iron
